SMK Pebankan Syariah, Bukan Memberi Janji Tapi Dengan Bukti

12.019 dibaca

Drs H Agus Hermawan MA,g Kepala Sekolah SMK Perbankan Syariah Situraja Kabupaten Sumedang

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Walaupun masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) belum dimulai, namun lain hal dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perbankan Syariah yang dibawah naungan Yayasan Al-Amanah sudah kebanjiran calon siswa baru untuk Tahun ajaran 2020. Dari Kuota 4 kelas yang dipersiapkan sudah 2 kelas (Rombel) Rombongan Belajar terpenuhi, bahkan untuk jurusan Bisnis Retail yang baru dibuka pun komposisi pemilihnya hampir imbang dengan jurusan Perbankan yang lebih dahulu ada.

Advertisement

Drs H Agus Hermawan M.Ag Selaku Kepala Swkolah mengatakan, Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap serta bangunan megah yang berada di pusat Kota alun alun Situraja SMK Perbankan Syariah memang cukup strategis, yang banyak memberi warna dalam kemajuan bidang pendidikan.

” Syukur alhamdulilah walaupun penerimaan siswa baru belum dimulai, sampai hari ini sebanyak dua rombongan belajar sudah terpenuhi ” Ucap Agus Hermawan kepada Media ini ketika diwawancara. Jum’at 27 Maret 2020.

Berkaitan dengan Tahun ajaran baru yang akan segera tiba, sampai hari ini Jum’at 27 Maret 2020, tercatat sebanyak dua kelas dari empat kelas yang kami persiapkan sudah terpenuhi, dan kompetensi bisnis retail yang baru dibuka pun peminatnya sudah seimbang dengan jurusan perbankan yang terlebih dahulu ada. SMK Perbankan Syari’ah memang memiliki pasar tersendiri, karena Sekolah bukan menjual janji namun memberi bukti, selain itu kualitas lulusan betul-betul kami jaga, sehingga kepercayaan dari masyarakat Situraja serta Kecamatan lain yang lokasinya berdekatan sangat hapal kualitas lulusan SMK Perbankan Syari’ah.

” Dengan senantiasa menjaga kualitas lulusan, kami pihak SMK Perbankan Syari’ah dengan sendirinya mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat, karena lembaga kami bukan memberi janji tapi memberi bukti, penyerapan kerja para lulusan yang mencapai 90% bagi yang tidak melanjutkan kuliah sudah kami buktikan, sehinga menjadi barometer keberhasilan kualitas mutu pendidikan di SMK Perbankan Syari’ah.” Tandasnya