Ini Hasil RDT Anggota HIPMI Garut dan Update Info Seputar Covid – 19

3.927 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT -Sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat dan Instruksi Bupati Garut, tentang pelaksanaan Rapid Diagnosis test (RDT) secara masif khusus terhadap kelompok kontak risiko tinggi yaitu anggota HIPMI Garut , hari ini sebanyak 18 orang yang telah mengikuti kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat di Karawang beberapa waktu yang lalu, telah melakukan pemeriksaan RDT yang dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Daerah. Hal ini disampaikan Juru Bicara Informasi dan Kordinasi Covid – 19Ricky R Darajat, Jumat 27 Maret 2020.

” Adapun untuk hasilnya ke 18 orang tersebut dinyatakan NEGATIF dan dapat dikategorikan AMAN” kata Ricky.

Selain itu kata Ricky, secara bertahap akan dilakukan pula RDT yang diprioritaskan pada kasus Covid-19 dengan status ODP dan PDP, dimana rencana pelaksanaannya akan terjadwal sesuai wilayah kerja puskesmas setelah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

” Jadi mereka yang status ODP dan PDP akan diprioritaskan untuk di test RDT” jelas Ricky.

Sementara itu Ricky menjelaskan terkait perkembangan terbaru jumlah ODP dan PDP saat ini hingga pukul 17.00, dimana menurutnya ada penambahan baru sebanyak 103 yang berstatus ODP dan 4 PDP.

” Jadi secara keseluruhan sampai hari ini ditemukan sebanyak
439 kasus, terdiri dari 15 kasus PDP dan 424 ODP. Pada hari ini terdapat kasus PDP baru yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Slamet Garut
sebanyak 4 kasus, yaitu 3 orang dewasa :
– Perempuan 55 tahun;
– Laki-laki 72 tahun;
– Laki-laki 58 tahun; dan
– 1 PDP balita perempuan 3 tahun.
Namun untuk PDP bayi jenis kelamin Perempuan usia 10 bulan pulang
dan dinyatakan sembuh, sehingga total PDP yang dirawat sebanyak 7 orang (4 PDP baru dan 3 PDP lama)” jelasnya lagi.

Disampaikan Jubir, semua PDP yang dirawat sudah dilakukan tatalaksana kasus, termasuk pengambilan
spesimen untuk pemeriksaan laboratorium ke Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi
Jawa Barat (mulai hari ini), karena mengingat dan menimbang Jakarta sudah Red Zone (zona Merah).

” Sehingga untuk hari ini penemuan kasus ODP yaitu sebanyak 103 kasus, atau secara komulatif sampai hari ini ditemukan sebanyak 424 kasus, dimana 24 ODP sudah
dinyatakan selesai masa pemantauannya, 52 proses perawatan di rumah sakit dan puskesmas, dan 348 ODP dalam pemantauan Dinas Kesehatan dan Puskesmas” pungkasnya.

Sumber : Informasi dan Kordinasi Covid – 19 kabupaten Garut.