
BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Sekolah menengah kejuruan Widya Nusantara (SMK WIN) akan membebaskan dana peran serta masyarakat (DPM).
Pengelola sekolah menengah kejuruan(SMK) Widya Nusantara kubu Abah Slamet menuturkan dana peran serta masyarakat akan dihapus.
” Karena hasil kajian kami dana partisipasi masyarakat tersebut memberatkan kepada orang tua siswa, ” ucapnya, jum’at, 9 Agustus 2019.

Lebih lanjut Abah Slamet menjelaskan, walaupun tidak menarik dana peran serta masyarakat biaya penyelenggaraan pendidikan akan tercukupi dari biaya operasional sekolah (BOS) dan BPMU.
” Dengan dukungan semua Kepala Desa yang ada di Kecamatan Ujungjaya kami yakin pembebasan dana peran serta masyarakat akan mendapat dukungan seluruh masyarakat Ujungjaya, ” katanya.

Lanjut dia dengan konsep sekolah berbasis pesantren yang sekarang dilaksanakan di SMK Widya Nusantara, sangat selaras dengan program Ujungjaya caang, sesuai dengan program kerja, perkembangan program ujungjaya caang untuk bidang keagamaan sudah berhasil dan sekarang sedang melajutkan ke program pelatihan keahlian.

” Sebagaimana masyarakat Ujungjaya ketahui pelatihan perbengkelan dan otomotif yang dikelola oleh SMK WIN sudah mulai menunjukan hasil yang menggembirakan, ” tuturnya.













