BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YASPRI WADO masih memegang kuat amanah Mantan Bupati Sumedang (Alm.H.Endang Sukandar) selaku pendiri yayasan, dengan pesannya untuk menjalankan dan memberikan pendidikan yang murah serta mudah bagi semua warga Kecamatan Wado dan sekitarnya. Dengan lokasi yang berada di perbatasan antara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut.
Wilayah Wado dahulu sangat sulit masyarakat sekitar untuk menyekolahkan anak-anaknya untuk melanjutkan pendidikan kejenjang pendidikan SMK/SMA, dengan jarak dari pusat Ibukota Kabupaten yang sangat jauh.
Seiring perjalanan waktu SMK YASPRI WADO kini telah memiliki fasilitas pendidikan yang sangat lengkap, namun walaupun sudah menjadi Sekolah unggulan para siswa tidak diberatkan dengan masalah biaya, bahkan sebanyak 10 orang lulusan telah bekerja di Jepang dengan penyaluran langsung dari Sekolah. Karena pihak Sekolah masih memegang teguh amanah dari pendiri sekolah untuk memberikan pendidikan bagi seluruh masyarakat dengan biaya yang sangat terjangkau.
” Kami selalu membuka tangan bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidukan di SMK YASPRI WADO, jangan khawatir tentang biaya terlebih lagi apabila akan melanjutkan kuliah di UNSAP yang merupakan induk Yayasan, lulusan dari sekolah kami akan mendapatkan prioritas Beasiswa,” papar Oom Oma Sonawan SA,g Sabtu 4 April 2020.
Salahseirang warga Wado Jajang mengatakan, kami sangat bersyukur dengan adanya SMK YASPRI sehingga anak-anak masyarakat Wadi bisa mengenyam pendidikan lanjutan atas.
” termasuk anak saya lukusan dari SMK YASPRI sudah bekerja di PT.HONDA, padahal saya hanya pekerja serabutan namun alhamdulilah setelah anak bekerja keadaan ekonomi keluarga saya menjadi tercukupi. Awal Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya akan mempunyai sawah dan kendaraan, namun setelah anak lulus dari SMK YASPRI dan memperoleh pekerjaan yang difasilitasi oleh sekolah, keluarga kami sudah bisa mandiri tanpa bergantung kepada orang lain,” Pungkasnya.








