Soal Dugaan Pungli Ambulance. Setelah ASDA I Angkat Bicara, Kini Giliran Sekda Komentar

5.236 dibaca

ambulance-puskesmas-cadasari-mahal

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Terkait dugaan tarif ambulance di puskesmas Cadasari kabupaten Pandeglang, yang dirasa sangat memberatkan masyarakat, kali ini, Ferry Hasanudin pelaksana jabatan sekretaris daerah kabupaten Pandeglang angkat bicara perihal permasalahan tersebut.

Advertisement

Ferry mengatakan, awalnya pihaknya sudah menjadwalkan untuk mendatangi puskesmas Cadasari agar bisa memastikan kebenarannya. Akan tetapi hal itu tidak jadi dilakukan karena waktunya tidak terkejar.

“Kami juga harus melakukan kroscek terlebih dulu kepada yang bersangkutan, karena biaya untuk ambulance itu ada perdanya. Mungkin, jarak Cikeusik itu hampir 76 KM dari Pandeglang dan untuk kepastian jatuh biayanya berapa, nanti kami akan memastikan kepada yang bersangkutan.” kata Ferry.

Ferry pun akan melakukan teguran, bilamana sudah jelas kebenarannya.

“Pasti kami akan melakukan teguran dan mengingatkan yang bersangkutan, akan tetapi kepastiannya kami akan melakukan kroscek kebenarannya dulu.” ungkap Ferry.

agung-suryamal-adv

Diberitakan sebelumnya, bahwa pelayanan puskesmas Cadasari kabupaten Pandeglang yang kembali dikeluhkan. Hal itu menimpa kepada Jumhadi seorang Pendamping Lokal Desa (PLD) kecamatan Cikeusik yang hendak menggunakan fasilitas mobil ambulance. Namun pihak puskesmas Cadasari mematok harga hingga satu juta rupiah.

(Editor: Ekky El Hakim)