Tak Tahan Dengan Himpitan Ekonomi, Sambas Nekat Gantung Diri

20.618 dibaca

TASIKMALAYA, BuanaJabar.com – Tragis, himpitan ekonomi membuat Sambas (43) warga Jalan Citapen Kidul, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ayah anak satu ini nekat gantung diri di rumah kontrakannya, Selasa malam 9 Agustus 2016.

Kapolsek Tawang, Iptu Kosasih mengatakan, peristiwa Sambas gantung diri itu diketahui sekitar pukul 18.30 WIB oleh istrinya sendiri, Dede Maesaroh (39). Pada saat Dede hendak masuk ke dalam rumah, Dede mengetuk pintu berulang kali namun pintu rumahnya tidak kunjung dibuka. Merasa curiga, kemudian Dede beserta warga lain berinisiatif mendobrak pintu. Dan ketika pintu terbuka, Dede mendapati suaminya sudah tergantung dengan seutas tambang plastik, di dapur rumah kontrakannya.

Advertisement

Kosasih menambahkan, korban didapati dalam posisi tergantung di ruang dapur, dengan tali tambang yang diikatkan pada kayu atap rumah. Petugas Polsek Tawang beserta Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota langsung melakukan identifikasi terhadap  jasad korban, namun tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

“Tanda kekerasan tidak ditemukan. Hanya lidah menjulur mengeluarkan kotoran serta sperma. Sedangkan motif gantung diri masih dalam penyelidikan,” ucap Kosasih saat ditemui wartawan di TKP.

Dede Maesaroh, istri korban terus menangis melihat suaminya tewas dengan cara yang sangat tragis. Sebelum mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, korban sempet menuliskan surat wasiat permintaan maaf ke pada keluarganya. Ia meminta maaf kepada keluarga karena ia tidak bisa menjadi kepala keluarga yang baik.