Tea Walk PNS DKI Bikin Jalan Raya Puncak Lumpuh, Kapolres Bogor pun Berang

16.749 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Sedikitnya 10.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta berlibur ke perkebunan teh Gunung Mas di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu 21 Oktober 2017 sejak pukul 06.00 Wib. Mereka melaksanakan acara tea walk bersama Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Advertisement

Lantaran banyaknya peserta yang diangkut menggunakan ratusan bus, kegiatan di akhir pekan ini berdampak buruk terhadap situasi arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Puncak, baik dari arah Bogor dan Jakarta maupun dari arah Cianjur. Sejak pagi hingga pukul 12.00 Wib kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak lumpuh.

Kroditnya Jalan Raya Puncak juga berakibat macet parahnya ruas-ruas jalan alternatif hingga ruas jalan di Kota Bogor. Pantauan TMC Polres Bogor menunjukkan, ekor kendaraan yang hendak menuju Puncak hingga terlihat di pintu tol Jagorawi.

Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky menyesalkan kondisi ini. Bahkan ia nampak berang lantaran pihaknya tak mendapat pemberitahuan sebelumnya mengenai kegiatan tersebut.

“Kegiatan tersebut tidak memberitahukan kepada kami sebelumnya. Apalagi mereka datang menggunakan kendaraan pribadi. Kondisi diperparah dengan banyaknya kendaraan yang mencoba melambung ke lajur berlawanan sehingga arus kendaraan mengunci,” katanya.

Menurut Kapolres, kalau ada pemberitahuan sebelumnya mungkin bisa menggunakan bus.

“Ternyata mobil pribadi, sehingga masuk ke dalam itu tidak ketampung, 8 ribu sampai 10 ribu orang pakai mobil pribadi ya gak bakalan ketampung, kebayang gak? Kalau semuanya ramai-ramai datang pada waktu yang sama, jumlah yang besar, tempat yang sama, datang secara sporadis. Pemberitahuan itu penting, untuk kita rencanakan pengamanannya seperti apa, termasuk lelancaran lalu lintasnya, misalnya kalo orangnya banyak naik bus, kan jumlah kendaraannya jadi sedikit, kita bisa kawal, kita bisa atur,” paparnya.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menambahkan, Satlantas telah memberlakukan one way dari arah Gadog menuju Puncak untuk mengurai kepadatan kendaraan.

“Kami sudah mengerahkan 200 personel gabungan lantas, sabhara, dibantu polsek untuk mengurai kemacetan. Ksmi imbau kepada masyarakat untuk sementara menghindari jalur Puncak,” ucapnya.