Tim Pemkab Garut Pulangkan 41 Warga korban Gempa Palu Dari Makasar

18.725 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Tim bentukan Bupati Garut untuk pemulangan Korban Gempa Bumi dan Tsunami Palu yang bertolak ke Makasar tiba pukul 08.20 WITA, Sabtu 6 Oktober 2018, mereka terdiri dari Asisten Pemerintahan dan Kesra, Didit Fajar Putradi, Kepala Bidang Kehumasan Diskominfo Ricky Rizki Darajat, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan dr. Tri Cahyo.

Advertisement

Tiba di Makasar Tim Pemkab Garut langsung melakukan penyisiran ke beberapa wilayah pengungsian selama hampir 2 jam dan akhirnya dapat bertemu dengan para korban gempa dan tsunami Palu asal Garut yang mengungsi ke Makasar di Perdok Makasar, sekitar pukul 11.00 WITA.

” Alhamdulillah kami telah berhasil bertemu dengan 31 korban gempa dan tsunami asal Garut yang mengungsi ke Makasar”, terang Ricky Rizky Darajat saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Lanjut Ricky, 31 Korban sore ini akan kita fasilitasi dengan dibelikan tiket pesawat komersial Pesawat Lion Air dengan Penerbangan sore ini Pukul 17.30 WIB, tujuan Bandara Sukarno – Hatta Jakarta, namun sebelumnya mereka Kami periksa kesehatannya.

” Kebanyakan para pengungsi mengalami kelelahan dan tekanan fisikis, tetapi secara keseluruhan baik – baik semua”, lanjutnya.

Ricky juga menjelaskan, selain pengungsi yang berada di Makasar, Pemkab juga menemukan pengungsi asal Garut yang saat ini berada di Balikpapan Kalimantan, mereka Kami fasilitasi juga untuk pulang menggunakan pesawat terbang dengan menggunakan pesawat komersial menuju Bandara Soekarno Hatta untuk selanjutnya dijemput oleh Tim Posko yang ada di Halim Perdana Kusuma.

” Jadi Hari ini, Sabtu (6/10) Pemkab Garut telah memulangkan pengungsi asal Garut berjumlah 41 orang menggunakan pesawat komersil yang biayanya ditanggung oleh Pemkab Garut”, pungkas Ricky.

Salah satu Pengungsi asal kecamatan Sukaresmi Mamat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Garut, Wakil Bupati Garut dan Pemkab Garut yang telah memfasilitasi kepulangan para pengungsi kembali ke kampung halamannya, diakui Maman perhatian Pemkab Garut sangat berarti bagi rekan – rekan yang saat ini ada di pengungsian.

” Kami mewakili rekan – rekan yang ada di sini mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Garut yang telah memperhatikan kepada warga Garut yang saat ini berada di Sulawesi”, ucap Maman.