Untuk Menjaga Laut Pandeglang, Bupati Jalin Kerjasama Dengan Bakamla

19.546 dibaca
Bupati Pandeglang Irna Narulita Menandatangani Mou Kerjasama dengan pihak Bakamla. (BUANA INDONESIA NETWORK/Benni Madsira)

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Tidak sedikit jalur laut kerap dipergunakan sebagai jalur tindak kejahatan dan kriminal, kekhawatiran ini membuat Pemerintah Daerah Pandeglang perlu menggandeng pihak lain untuk membantu dalam pengamanan laut dan pengelolaan laut, hal tersebut dibuktikan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melakukan jalinan kerjasama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

Advertisement

“Sejauh ini kami belum memahami betul terkait pengamanan laut dan pengoptimalan pengelolaan laut, padahal Pandeglang sendiri cukup luas kawasa perairan Lautan, dengan adanya  mou ini kami harap dapat pendampingan dari Bakamla agar laut pandeglang terjaga dengan baik,” ungkap Bupati Pandeglang  Irna Narulita saat acara penandatanganan kerjasama dengan Bakamla, di Pendopo, Rabu 9 Mei 2018.

Tidak hanya keamanan, Irna juga berharap ada pembinaan khusus terkait pemahaman warga pesisir akan pentingnya pengelolan laut yang baik dan keamanan laut dari ancaman kejahatan yang kerap terjadi di wilayah perairana laut Pandeglang.

“Penting kiranya dalam pemberdayaan masyarakat pesisir untuk peningkatan sumber daya manusia dibidang keamanan dan keselamatan di laut, juga enting memebrikan pengetahuan kepada penduduk Pesisir bagaimana menjaga Laut, maka dengan Mou kita dengan pihak Bakamla akan aman para Nelayan Pandeglang,” harapnya.

Sementara Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama (Inhuker) Bakamla Irjen Pol. Dr. Abdul Gofur mengatakan, pihak Bakamala selain memiliki tugas sebagai keamanan laut juga memberikan pembinaan kepada masyarakat  mempunyai kesadaran dan keperdulian terhadap laut.

“Sekarang kejahatan yang terjadi di negara ini banyak melalui jalur laut seperti jaringan narkoba dan lain sebagainya, oleh sebab itu, bila ada hal atau isu kejahatan laut, sebagai daerah percontohan masyarakat di pesisir punya kesadaran, Sehingga masyarakat dapat memberikan informasi, kepada Polres maupun Satpol Airut atau Koramil setempat,” terangnya.

“Masyarakat pesisir dan nelayan kita akan berikan pelatihan bagaimana cara menyelamatkan diri jika terjadi ada kejahatan yang mengancam, kemudian kami juga kalau ada Kapal atau Perahu Motor yang mencurigakan, segera melaporkana kepada pihak keamanan, jadi mari kita jaga Laut kita oleh kita untuk kita,” sambungnya.

Ditanya kenapa harus Kabupaten Pandeglang sebagai percontohan, Abdul Gofur menyampaikan, jika setelah dilakukan pengkajian, Kabupaten Pandeglang sangat potensial karena memiliki banyak pulau dan ada Kawasan Ekonomi Khusus (Kek)  Tanjung Lesung.

“Disini ada 52 pulau dan ada kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wisata Tanjung Lesung untuk itu pandeglang sebagi contoh sebagai desa maritim di panimbang, tanjung lesung adalah kawasan wisata Nasional, jadi tepat kalau Program Kami di laksanakan di Kabupaten Pandeglang, dan Pemkab juga alhamdulilah sangat respon,” pungkasnya.