BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Masalah pengangguran dari tahun ketahuan menjadi masalah klasik dan kalo tidak dilakukan upaya2 nyata, bukan tidak mungkin dari tahun ke tahun angka penggauran semakin besar.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Garut sebagai salah satu SKPD yang mempunyai kewenangan yang berkaitan dengan Tenaga Kerja, tentu mempunyai tugas bagaimana agar jangan sampai angka pengangguran itu tidak terus naik.
Dalam upaya menurunkan angka penganguran di Kabupaten Garut, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi mencoba membuat terobosan dan inovasi yaitu Gentra Karya atau Gerakan Tenaga Kerja Berkarya artinya “memanggil masyarakat Garut untuk berprofesi atau menciptakan produk untuk bergerak menuju kesejahteraan dengan kolaborasi seluruh pihak”.
Kepada Buanaindonesia, Kepala Disnakertran kabupaten Garut Erna Sugiarti mengatakan, Gentra Karya atau Gerakan Tenaga Kerja Berkarya merupakan program Disnakertran dalam upaya menurunkan angka pengangguran di kabupaten Garut.
” Seperti diketahui saat ini angka pengangguran yang ada di kabupaten Garut sekitar 8,96 persen, dan kita targetkan bisa nurun di level 6,41 persen melalui program Gentra Karya ini” kata Erna, Jumat (30/7).
Ditambahkan Kadisnakertran, tujuan dibentuknya program Gentra Karya salah satunya adalah tersusunnya Instruksi Bupati berkenaan dengan kolaborasi dalam menurunkan angka pengangguran melalui gerakan tenaga kerja berkarya di kabupaten Garut pada masa Pandemi Covid 19.
” Selain itu membentuk kesepahaman bersama stakeholder untuk melakukan komitmen agar terlibat dalam proses kolaborasi menurunkan angka pengangguran melalui gerakan tenaga kerja berkarya di Kabupaten Garut, karena penurunan angka pengangguran ini bukan hanya tugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan tetapi perlu kolaborasi Pentahelik mulai dari Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK), Bursa Kerja Khusus (BKK), Lembaga Swadaya Masyarakat, media dan lainnya.
Disampaikan juga oleh Erna, manfaat yang akan dirasakan dalam program Gentra Karya ini yaitu sebagai guideline dalam mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Garut khususnya dalam realisasi target pencapaian RPJMD dengan tepat waktu dan tepat perencanaan karena di Gentra Karya itu akan di buat data base tentang tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi dan keahliannya.
“ Selain itu akan terbukanya kesempatan bekerja dan kesempatan berwirausaha di Kabupaten Garut , terjadinya peningkatan penempatan dan penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor di Kabupaten Garut serta terwujudnya penurunan angka pengangguran di Kabupaten Garut” terang Erna.
Untuk itu lanjutnya, pihaknya meminta dukungan pentahelix dari SKPD terkait, Media, LSM , Akademisi / Perguruan Tinggi, dunia usaha dalam penanganan pengangguran yang ada di kabupaten Garut.
” Adanya kolaborasi dari semua elemen dalam pentahelix tersebut, diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran di kabupaten Garut ini” pungkasnya.










