GARUT, BuanaIndonesia.com – Kepala desa Cimurah Karang Pawitan Garut lakukan pemukulan terhadap salah satu aparat desanya sendiri. Pemukulan ini akhirnya berbuntut panjang.
Masyarakat cimurah mendesak BPD Cimurah melakukan sidang pleno atas kejadian pemukulan kepala desa Cimurah terhadap Enjang Saherudin perangkat desa tersebut.
Agus, Ketua BPD Desa Cimurah mengatakan masalah ini tidak ada sangkut paut dengan jajaran lembaga desa, namun atas desakan warga masyarakat yang meminta penjelasan atas kelanjutan kasus pemukulan terhadap enjang ini terpaksa pihak BPD mengambil sikap .
Dalam permasalahan ini sambung agus, sebagian masyarakat mempertanyakan sejauh mana tindakan hukum dalam kasus yang terjadi di desa nya, karena sampai saat ini belum ada laporan dari kedua belah pihak kepada BPD, sehingga kami kesulitan untuk menerangkan hal ini terhadap masyarakat.
” BPD berencana akan melaksanakan rapat pleno pada hari kamis ( 18/05 ) untuk meminta keterangan dari kedua belah pihak,”jelasnya.
Sebelumnya sejumlah warga setempat mendatangi kantor Kecamatan Karangpawitan. Kedatangan mereka ini untuk menuntut Kepala Desa Cimurah untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Tuntutan warga ini merupakan buntut dari tindakan Kadesnya yang menganiaya bendahara desa pada Selasa (03/04). Kasus ini dilatarbelakangi tindakan kades Cimurah AK yang melakukan pemukulan terhadap Enjang Saherudin, salah satu perangkat desa disana. hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai kelanjutan kasus ini.








