Wartawan Garut Geruduk DPRD, Ada Apa?

3.934 dibaca

GARUT, BuanaJabar.com –
Sejumlah awak media se Kabupaten Garut mendatangi Gedung DPRD Garut,Kamis, 8 September 2016. Mereka mengadukan kebijakan dinas-dinas yang ada di Kabupaten Garut atas surat edaran penolakan pembayaran langganan koran per september 2016 dengan alasan imbas dari kebijakan pemerintah pusat menunda pencairan DAU untuk Kabupaten Garut.

Salah satu perwakilan wartawan yang ikut dalam aksi ini, Iyus Farhan Maulana mengatakan dirinya sangat kecewa atas kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten Garut

” Kami merasa kecewa atas apa yang telah dikeluarkan oleh beberapa Dinas yang ada di Garut dengan mengeluarkan surat edaran penolakan pembayaran langganan koran yang seolah olah ingin menjadikan kesenjangan antara pemerintah dan pihak media. Padahal media merupakan pilar ke 6 negara” ujar Iyus

Masih kata Iyus, dirinya meminta kami meminta bupati Garut segera mengintruksikan kepada SKPD di Lingkup pemerintahan Garut agar tidak mengeluarkan larangan penghentian langganan koran.

Selain itu sambung Iyus, agar instruksi itu dituangkan langsung secara tertulis ke masing masing dinas. Hal senada dikatakan juga oleh Wahyu Soemantri ketua lembaga kewartawanan yang ada di Garut. wahyu meminta adanya peningkatan sinegritas antara pemerintah kabupaten Garut dan rekan rekan media massa selaku fungsi kontrol sosial.

Dalam aksi kali ini, para wartawan cetak mingguan ini diterima langsung oleh Alit Suherman  Ketua Komisi A dan Jajat Darajat dan Dikdik Hendrajaya selaku perwakilan dari pihak Pemkab Garut