
BUANAJABAR.COM,CIREBON – Di Gor Rangga Jati Jalan. Maulana Malik Ibrahim Kabupaten Cirebon, Polres kabupaten Cirebon menggelar kegiatan do’a dan istighotsah bersama dalam rangka persatuan, kesatuan dan kedamaian negeri, Jum’at 2 Desember 2016.
Acara tersebut dihadiri unsur Muspida, tokoh Agama, Ulama dan ratusan umat Islam.
Tampak hadir Bupati Cirebon Drs. Sunjaya Purwadisastra, MM, M. Si, Kapolres Cirebon AKBP Sugeng Hariyanto, S. Ik, M. Hum, Dandim 0620 Sumber Letkol Irwan Budiana, Ketua MUI Kab. Cirebon KH. Bahrudin Yusuf, Ketua FKUB KH. Wawan Arwani, dan undangan lainnya.
“kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka do’a bersama karena kita tidak berangkat ke Jakarta.” ujar Sugeng dalam sambutannya.

Bupati Cirebon pun memaparkan tujuan dari acara tersebut dalam sambutannya.
“saya meminta kepada seluruh yang hadir dalam kegiatan ini dengan niat yang tulus agar berdoa demi keamanan dan kedamaian negeri ini serta kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah.
Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan Istigoshah ini dapat menciptakan kondusifitas khususnya kabupaten Cirebon dan semoga saudara kita yang berangkat Jakarta diberikan keselamatan.” ujar Sunjaya
Begitupula dalam sambutannya Dandim 0620 Sumber letkol inf. Irwan budiana menyampaikan maksud kegiatan Istigotshah tersebut untuk kondusifitas.
“Kegiatan Istigotshah ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas khusunya kabupaten Cirebon dan semoga situasi di Jakarta dapat berjalan kondusif.” kata Irwan.
Acara dilanjutkan dengan orasi kebangsaan yang disampaikan oleh KH. Usamah Mansur, dalam orasi kebangsaannya menyampaikan tentang keragaman negara Indonesia.
“Negara kita terdiri dari suku – suku dan agama yang sangat beragam dalam wadah kebhinekaan, jangan sampai kita mau di adu domba oleh kepentingan-kepentingan yang akan memecah belah Nusantara.” ujar Usamah
Masih dalam acara tersebut, dalam tausiyahnya KH. Mustofa Aqiel Siradj (Pengasuh Ponpes Kempek Cirebon) menyampaikan bahwa permasalahan Ahok harus disikapi secara bijak dan sesuai dengan ilmu keagamaan.
“Permasalan Ahok jika tidak sikapi secara bijak dan sesuai ilmu keagamaan yang utuh maka, akan melakukan tindakan yang memicu konflik. Kita sebagai umat muslim tidak terprovokasi dengan adanya kejadian Ahok tersebut dan lebih mengutamakan untuk menjaga kondusifitas bangsa dan negara.” kata Aqiel
(Editor: Ekky El Hakim)










