KPU Tutup Pendaftaran Peserta Pilkada 2020, Ada 37 Calon Positif Covid-19

14.535 dilihat
Ilustrasi - Foto : Internet

BUANAINDONESIA, JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menutup masa pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada 2020. Penutupan dilakukan pada Minggu, 6 September 2020 pukul 24.00 WIB.

KPU mencatat pada Sistem Informasi Pencalonan ada 687 bakal pasangan calon kepala daerah yang mendaftar. Mereka terdiri dari bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebanyak 22. Jumlah bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati sebanyak 570.

Advertisement

Jumlah bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sebanyak 95. Jumlah bakal calon laki-laki 1.233 dan bakal calon perempuan 141. Jumlah bakal pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik sebanyak 626 dan bakal pasangan calon yang melalui jalur perseorangan sebanyak 61.

Rincian data tersebut dapat dilihat selengkapnya melalui laman infopemilu.kpu.go.id dan Laman tempo.co.id. Sebelumnya, KPU telah memberikan waktu bagi bakal pasangan calon kepala daerah untuk melakukan pendaftaran pada 4-6 September 2020.

Setelah tahapan pendaftaran bakal pasangan calon ditutup, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota akan melakukan verifikasi serta pemeriksaan kesehatan terhadap bakal pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya.

Lebih lanjut, data sementara yang berhasil dihimpun hingga pukul 24.00 WIB dari KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota menyatakan bakal calon yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan tes usap (swab) sebanyak 37 orang dari 21 provinsi.

Sementara itu untuk bakal pasangan calon yang tidak dapat diterima pendaftarannya, KPU meminta agar tetap menjaga kondusivitas situasi dan mengikuti peraturan perundangan yang berlaku. Adapun untuk 28 daerah yang hanya terdapat satu bakal pasangan calon, KPU kabupaten/kota akan membuka pendaftaran kembali setelah melakukan proses penundaan dan sosialisasi.

KPU juga mengingatkan kembali kepada partai politik, bakal pasangan calon dan pemilih agar mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada 2020. (***)

Advertisement