OKU Timur, Buana Indonesia- Dengan modal peralatan sederhana (alat yang sederhana) kelompok tani ternak jambul putih jaya desa Karang Tengah BK.5 Kecamatan Buay Madang Kabupaten Ogan Komring Ulu Timur (Oku timur) berhasil mengembangkan usaha peternakan itik. Hanya bermodal satu buah alat penetas dengan pemanasan lampu teplok. Kelompok ini sudah mampu bertahan hingga dua belas tahun lebih. Demikian prihal ini dikatakan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Oku Timur Drs Alief Yulianto saaat dijumpai wartawan dikantornya belum lama ini
Menurutnya, Sekarang ini usia dari kelompok tani jambul putih binaan Dinas Peternakan dan perikanan Kabupaten Oku Timur itu beranggotakan 80 orang dengan populasi itik 50.000 ekor itik “Cara mereka mengembangkan budi daya itik dengan cara mencampurkan penjantan dengan betina, dengan perbandingan jenis kelamin betina :jantan =100:10.kalau membudidayakan itik betina 400 ekor harus ada pejantan 40 ekor “terangnya
Untuk penjualannya sediri Kata Alief tidak susah banyak pembeli datang sendiri baik dari kabupaten Oku Timur sendiri maupun Kabupaten lain dalam Provinsi Sumatra selatan. Untuk Pembelian harga telur produksi dari anggota, Kelompok membeli dengan harga yang lebih tinggi dari pasaran, dengan konsekuensi anggota harus memelihara itik jantan dan jaminan pasokan telor, sehingga industri bibit itik dapat berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Masih Menurut Kepala Dinas, dari alat 100 mesin penetas berkapasitas 800-1.000 telur tiap mesin tetas yang sederhana itu, saat ini mereka telah mampu mendistribusikan sebanyak 40.000 ekor bibit itik yang di sebar luaskan keseluruh wilayah Sumatra : Medan, padang, bengkulu, jambi, riau, lampung, bangka belitung sumsel, bahkan sampai pulau jawa .Kelompok jambul putih jaya saat ini telah menguasai produsi bibit itik menetas sebanyak 4.000 ekor setiap 3 hari. “Pencapaian ini semua tidak terlepas dari pengorbanan baik tenaga maupun waktu hasil kerja keras Pemkab OKU Timur dan masyarakat ,pungkas Drs.Alief Yulianto.MM (M.Yusuf/Mulyadi)






