Pipa Minyak Bocor, Cemari Sumur dan Sungai Warga

11.543 dilihat


MUSI BANYUASIN, Buana Indonesia
Puluhan sumur milik warga dari 3 desa yaitu, Desa Simpang Bayat, Desa Tampang Baru dan Desa Kaliberau kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan, tercemar minyak mentah akibat kebocoran pipa minyak yang dikelola PT Elnusa Tbk.

Minyak mentah berwarna hitam pekat itu terlihat masuk ke sumur warga bersama aliran air bawah tanah. Aroma tajam minyak mentah tercium di sekitar sumur-sumur yang tercemar. Bukan hanya itu, didalam lubang dari beberapa sumur warga dikerumuni lalat, sehingga sumur tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh warga setempat.

Advertisement

Tumpahan minyak mentah juga mengalir diselokan sekitar kejadian kebocoran, dan anak sungai yang berada tidak jauh dari kejadian. hal ini jelas menimbulkan kehawatiran warga dan pengguna jalan yang berlalu lalang.

Heriyanto, Kepala Desa Kaliberau kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) saat dikonfirmasi dilokasi kejadian mengharapkan kepada pihak PT Elnusa Tbk. Agar secepatnya untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut, “kami mengharapkan Elnusa secepatnya menanggulangi permasalahan ini, dan mengantisipasi terhadap dampak lingkungan, seperti pencemaran air disumur-sumur warga” ungkap Heriyanto.

Menurut Heriyanto, akibat dari kebocoran pipa minyak mentah tersebut bukan hanya berdampak pada pencemaran sumur warga, tetapi juga berdampak pencemaran pada sungai kecil yang berada disekitar kebocoran, selain itu kebocoran pipa minyak tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran, imbuh Heriyanto.

Menanggapi hal itu, Iin Febriyanto, selaku Ketua Fraksi Demokrat DPRD Muba Dapil Bayung Lencir meminta kepada pihak yang berkompeten dalam hal ini PT Elnusa Tbk, agar tanggap akan setiap kejadian yang diakibatkan oleh operasional perusahaannya.

“Jika terjadinya dampak akibat dari bocornya pipa minyak, hendaknya pihak perusahaan segera menindak lanjutinya, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan masyarakat yang menjadi korban pencemaran” ungkap Iiin Febriyanto

Akibat dari kebocoran pipa minyak tersebut, masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, oleh karena itu jika pihak perusahaan tidak secepatnya menanggulanginya, maka pihaknya (DPRD Muba) akan segera memanggil pihak perusahaan (PT Elnusa), tegas Iin. (bi/ch)

Advertisement