PT Medco E&P Indonesia Sponsori Kompetesi Pemetaan Sosial Partisipatif di Dua Kabupaten

8.377 dilihat

BANYUASIN, Buana Indonesia – Sebanyak 66 orang warga yang berasal dari 22 Desa dalam dua kabupaten, yakni kabupaten Banyuasin dan kabupaten Musi Banyuasin, propinsi Sumatera Selatan, kemarin (27/03) melakukan seleksi awal untuk menentukan 1 dari 3 orang calon yang diusulkan dari desa masing-masing.

Penyelenggaraan kompetesi pemetaan sosial partisipatif ini di buka di Rumah Makan Lestari Kecamatan Betung dan disponsori oleh PT Medco E&P Indonesia – Rimau Asset, dengan tujuan membuat data yang lebih valid dan up to date sehingga desa yang dimaksudkan dapat memiliki data lengkap dan terkini.

Advertisement

Namun hal ini sangat disayangkan oleh beberapa media, karena program yang dianggap dapat memberikan pendidikan lebih baik dan dapat bermanfaat bagi warga setempat itu, tidak diketahui oleh banyak media, sehingga program ini terkesan tertutup dan kurang transparan.

Menurut M Yamin dari fakultas Pertanian Unversitas Sriwijaya selaku koordinator ketua penyelenggara kegiatan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penyelenggaraan ini dimaksudkan agar didesa yang telah ditunjuk untuk mengikuti pemetaan sosial dapat membuat data yang lebih valid, up to date dan terkini, “kita semua tahu bahwa pendataan dalam setiap desa saat ini menjadi suatu problema, untuk itu dengan adanya kegiatan ini dimaksudkan kita akan mendapatkan data upto date, valid dan terkini sehingga kedepan jika adanya bantuan baik dari pemerintah maupun lembaga lainnya tidak ada lagi kesalahan data”, ungkap Yamin.

Lebih lanjut M Yamin mengatakan bahwa alas an kedua adalah untuk melihat orang itu sendiri yang berada didesa untuk membuat data lebih baik lagi dengan alas an kedepan mendapatkan data upto date secara berkala oleh masyarakat itu sendiri, imbuh M Yamin.

Dari kriteria peserta sendiri menurut M Yamin, adalah 3 orang warga desa setempat yang berpendidikan sarjana atau mahasiswa tingkat akhir atau guru, atau penyuluh, dan jika dari desa yang bersangkutan tidak memiliki criteria yang dimaksudkan maka boleh diwakilkan oleh peserta yang dianggap oleh kepala desa dapat mewakili dalam  pelaksanaan kompetesi tersebut.

Tahap awal, panitia akan melakukan seleksi awal untuk menentukan 1 dari 3 orang peserta dari masing-masing desa yang diusulkan, perwakilan peserta mengikuti lokakarya serta melakukan pendataan didesa dan menulis laporan selama satu bulan, sebelum akhirnya panitia akan memilih 3 orang pemenang, tutur M Yamin.

Terkait hal itu, Humas PT Medco, Bondan saat dikonfirmasi via Hanphone membenarkan adanya kegiatan tersebut, namun beliau mengatakan bahwa pihaknya hanya sebatas sebagai sponsor saja yaitu sebatas pendanaan, sedangkan untuk pelaksanaan program adalah tanggung jawab dari panitia pelaksana yang terdiri dari perguruan tinggi, Media dan lembaga swadaya masyarakat,” program ini akan berlangsung kurang lebih 2 sampai 2,5, meski pendanaan dari pihak PT Medco namun selaku koordinator adalah rekan-rekan dari perguruan tinggi.” Ungkap Bondan  (ch/bi)

Advertisement