Bupati Muba Optimistis Desa Kasmaran Harumkan Nama Daerah di Lomba Desa Sumsel 2026

1.530 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA- Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH optimistis Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, mampu mengharumkan nama Kabupaten Muba dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.

Optimisme itu disampaikan Toha saat menghadiri langsung penilaian lomba desa di Desa Kasmaran, Rabu (1/7/2026). Desa Kasmaran merupakan wakil Kabupaten Muba setelah berhasil melewati tahapan seleksi di tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Advertisement

Ajang tersebut mengusung tema “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas.”

Desa Kasmaran Dinilai Berkat Kolaborasi Masyarakat

Penilaian dilakukan Tim Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumsel, Drs H Sutoko MSi.

Bupati Muba menyambut baik kedatangan tim penilai dan berharap seluruh proses berlangsung objektif. Menurutnya, keberhasilan Desa Kasmaran hingga menjadi wakil Muba merupakan buah dari kerja sama antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat.

Berbagai capaian yang dimiliki Desa Kasmaran, kata Toha, juga sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Muba yang mengedepankan sinergi dan keterlibatan masyarakat.

Momentum lomba desa diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

“Keberhasilan Desa Kasmaran patut menjadi contoh bagi desa-desa lain, terutama dalam membangun partisipasi masyarakat, memperkuat kelembagaan desa, serta memberdayakan kaum perempuan melalui PKK,” ujar Toha.

Bupati Muba Targetkan Desa Kasmaran Lanjut ke Tingkat Nasional

Toha berharap Desa Kasmaran mampu memberikan hasil terbaik dalam penilaian tingkat Provinsi Sumsel.

Jika berhasil meraih juara, Desa Kasmaran berpeluang melanjutkan perjuangan dengan membawa nama Sumatera Selatan pada Lomba Desa Tingkat Nasional.

Harapan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menunjukkan berbagai inovasi serta capaian pembangunan yang telah dilakukan.

Kades Kasmaran: Kami Sudah Berikan yang Terbaik

Kepala Desa Kasmaran, Fakhrurozi SPd, menjelaskan bahwa Desa Kasmaran berhasil menjadi wakil Kabupaten Muba setelah melalui proses seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Sebelum penilaian lapangan dilakukan, pemerintah desa juga telah memaparkan berbagai program dan capaian Desa Kasmaran di hadapan dewan juri.

“Apapun hasilnya nanti, kami sudah memberikan yang terbaik. Kami tetap berkomitmen mendukung program pembangunan Pemkab Muba dan terus melakukan perbaikan di desa,” katanya.

Tim Provinsi: Bukan Sekadar Kompetisi

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumsel, Drs H Sutoko MSi, menilai paparan Desa Kasmaran menunjukkan potensi yang baik, meski masih terdapat sejumlah hal yang perlu disempurnakan.

Sutoko menegaskan, lomba desa bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi, pembinaan, dan apresiasi terhadap kinerja pemerintah desa.

Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik hingga pemberdayaan masyarakat.

“Lomba desa juga menjadi bagian dari upaya mendukung arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai fondasi utama memperkuat ketahanan nasional. Tim penilai berkomitmen melaksanakan penilaian secara objektif dan bertanggung jawab,” tandas Sutoko.

Dengan berbagai inovasi dan dukungan masyarakat yang dimiliki, Desa Kasmaran kini menanti hasil penilaian untuk menentukan langkah selanjutnya dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026.

Hadir dalam Penilaian Lomba Desa Kasmaran

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Muba Suito SIP, mantan Pj Bupati Muba tahun 2017 H Yusnin SSos MSi yang juga Tim Ahli Bupati Muba Bidang Kepegawaian Birokrasi, Kepala Dinas PMD Muba Ali Badri ST MT, Kasat Pol PP Muba Erdian Syahri SSos MSi, Kalaksa BPBD Muba Marko Susanto SSTP MSi, Forkopimcam Babat Toman, para kepala desa, jajaran Tim Penilai Provinsi Sumsel, pengurus PKK Muba, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bagaimana Menurut Anda?