
BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Badan Penanggulangan Bencana & Kesatuan Bangsa menggelar kampanye bahaya kebakaran kebun dan lahan, di kantor kepala Desa Pangkalan Benteng kecamatan Talang Kelapa Banyuasin Rabu (10/09/18).
Acara dibuka oleh Kepala Kesbangpol Banyuasin diwakili oleh Sekretaris Badan Adriansyah SH Msi, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan Gatot Setioko SH, Camat Talang Kelapa diwakili Sekretaris Camat Talang Kelapa Muhammad Jupri, Anggota Manggala Agni KLHK Banyuasin Firmansyah, Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa Pangkalan Benteng Rusli.

Kepala Kesbangpol Banyuasin melalui Sekretaris Badan Adriansyah SH Msi, sebagai mana disampaikan Kepala Bidang pencegahan dan kesiapsiagaan Gatot Setioko SH, bahwa kegiatan kampanye itu bertujuan untuk penyadaran dan memberitahukan masyarakat tentang bahaya kabut asap di kabupaten Banyuasin tahun 2018.
Melalui kegiatan ini, kata Gatot, diharapkan tidak terjadi pembakaran hutan kebun dan lahan. Untuk di ketahui bersama bahwa di desa Pangkalan Benteng ini yang masih banyak terdapat kebun dan lahan gambut serta, pernah terjadi kebakaran pada saat moment pelaksanaan Asian Games 2018 kemaren, Kami berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi”. Tandas Gatot

Ditegaskan Gatot, bahwa pembukaan lahan dan kebun diharapkan tidak dilakukan dengan cara dibakar. “Pelaku pembakaran hutan, lahan dan kebun dapat diancam dengan hukuman pidana penjara dan denda”. Tegas Gatot.
Senada juga disampaikan Sekretaris Camat Talang Kelapa Aminudin diwakili Sekretaris Camat Talang Kelapa Muhammad Jupri. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dan kebun dengan cara dibakar.

bahaya kebakaran kebun dan lahan
“Diharapkan tidak menggarap lahan dan kebun dengan. Cara dibakar. Sebab akan berefek pada terganggunya penerbangan. karna, kecamatan talang kelapa merupakan daerah yang berdekatan dengan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badarudin II” tandasnya.
Sementara itu, Anggota Manggala KLHK Banyuasin Firmansya menambahkan, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk ikut mengkampanyekan tentang Pencegahan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan. Dengan cara menginformasikan kepada warga lain.
“Kebakaran hutan lahan dan kebun ini berdampak terhadap kesehatan perekonomian, pendidikan dan transportasi”. tukasnya. (Adv)







