Lapas Banyuasin Terima CSR 300 Ayam Petelur dari PT Tanjung Enim Lestari, Dukung Ketahanan Pangan Warga Binaan

3.111 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menerima kunjungan manajemen PT Tanjung Enim Lestari (TEL) pada Jumat pagi (23/01/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pembinaan warga binaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.

Advertisement

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Meta Putra.

Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan PT Tanjung Enim Lestari terhadap program pembinaan yang dijalankan di dalam lapas.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan warga binaan,” ujarnya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh HR & CA Direktur PT Tanjung Enim Lestari, Mochamad Amrodji. Ia mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan Lapas Banyuasin, khususnya program ketahanan pangan melalui peternakan ayam petelur.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena mampu memberikan keterampilan produktif sekaligus mendukung kemandirian warga binaan setelah bebas nanti.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan, PT Tanjung Enim Lestari menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa paket lengkap peternakan ayam petelur yang meliputi kandang, pakan, serta 300 ekor ayam petelur.

Bantuan ini diperuntukkan sebagai sarana pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh PT Tanjung Enim Lestari.

“Bantuan peternakan ayam petelur ini sangat bermanfaat dalam menunjang pembinaan kemandirian warga binaan serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Usai rangkaian sambutan, rombongan melaksanakan survei lapangan dengan meninjau sejumlah fasilitas pembinaan, di antaranya dapur sehat serta lokasi kandang ayam petelur.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara bantuan dan sesi foto bersama.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.

Bagaimana Menurut Anda?