Pemprov Sumsel identifikasi Barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan, lebaran dan idul Adha 2017/1438 H.

15.770 dibaca
Pemprov Sumsel identifikasi Barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan, lebaran dan idul Adha 2017/1438 H.
rapat koordinasi identifikasi Barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan, lebaran dan idul Fitri di ruang rapat Pemprov sumsel Rabu (12/4/2017).

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Dinas Perdagangan Prov.Sumatera Selatan, menyelengarakan rapat koordinasi identifikasi Barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan, lebaran dan idul Adha, di ruang rapat Pemprov sumsel Rabu (12/4/2017).

Rapat dihadiri, Dirjen kementrian Perdagangan Republik Indonesia, Srie Agustina, SE, ME, Plt. Sekda Prov. Sumsel Imam Joko Sentosa, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Drs.Agus Yudiantoro. Hadir juga jajaran Pemerintah kota dan kabupaten se-Sumsel, pengusahan atau produsen dan distributor,

Advertisement

Srie Agustina,SE,ME mengatakan, Harga bahan pokok berpotensi naik menjelang puasa dan lebaran 2017/1438 H, maka dari itu pihaknya melakukan koordinasi, identifikasi harga bahan pokok menjelang ramdhan, lebaran dan idul adha 2017 ini.

Srie juga mengatakan Kenaikan harga bisa terjadi karena di pengaruhi oleh kebijakan pemerintah, seperti adanya kenaikan bbm dan gas. dan pengaruh krus dolar karena adanya suplai harga dari luar negeri.

“Dalam rangka menjaga target inflansi 2017 dapat tercapai, inflansi volatile food 2018 harus diupayakan dibawah 5 %,melalui beberapa upaya /langkah stabilisasi pasokan harga barang kebutuhan pokok, dan  kemendag melakukan fasilitasi MOU dengan Aprindo, distrubutor gula, GiMni, Aimni , ADDI, untuk mencapai harga gula di tingkat eceran Rp. 12.500,/kg ,maka di distributor jauh di bawah eceran,minyak goreng Rp.11.500/kg.”katanya.

Karnanya, lanjut dia, Pemerintah daerah harus memantau harga dan segera melaporkan kalau tidak ada kelancaran, dan kebutuhan stok di produsen.

Agus Yudiantoro sebagai kepala dinas perdagangan provinsi sumsel juga mengatakan, jajaran Pemerintahan yang terkait, bersama memantau untuk keselarasan harga dan stok bahan pokok menjelang Ramadhan H-7 dan H+ menjelang lebaran

Imam Joko Sentosa menambahkan, Kegiatan itu bertujuan untuk berkoordinasi dengan pihak pihak terkait antara produsen dan pemerintah untuk mengatasi stok, harga bahan pokok menjelang puasa, lebaran dan idul Fitri.

“Kegiatan ini sebagai masukan kita dalam membangun di Daerah sumsel ,mengutkan jaringan dan staf nya dalam menghadapi Ramadhan ,lebaran dan idul adha.

Bagaimana Menurut Anda?