Peranan Komunikasi Organisasi Dan Kepemimpinan Dalam Menetapkan Harga Tes PCR

1.003 dibaca
Sapta Yuliansyah Mahasiswa Megister Ilmu Komunikasi, STISIPOL Candradimuka Palembang

Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi merupakan suatu tindakan yang memungkinkan kita mampu menerima dan memberikan informasi atau pesan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Secara teoritis, tindakan komunikasi berdasarkan pada konteks terbagi menjadi beberapa macam, yaitu konteks komunikasi interpersonal, komunikasi intrapersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, dan komunikasi massa.

Ada beberapa arus komunikasi yang berlangsung dalam komunikasi kelompok, yaitu arus komunikasi vertikal yang terdiri dari atas kebawah dan arus komunikasi dari bawah ke atas serta arus komunikasi yang berlangsung antara dan diantarabagian dalam tingkatan yang sama. Arus komunikasi ini dikenal dengan nama komunikasi horizontal. Dan komunikasi diagonal, komunikasi dalam kelompok antara seseorang dengan lainnya yang satu sama lain berbeda dalam kedudukandan unitnya. Komunikasi diagonal tidak menunjukkan kekakuan sebagaimana dalam komunikasi vertikal, tetapi tidak juga menunjukkan keakraban sebagaimana dalam komunikasi horizontal.

Advertisement

Sebuah kelompok dapat terbentuk karena mempunyai visi, misi dan tujuan yang sama. Serta dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan bisa diakui keeksistensiannya. Sehingga, dalam membangun sebuah kelompok berhasil atau tidaknya ditentukan oleh individu- individu yang ada dalam kelompok tersebut secara bersama-sama. Oleh karena itu, yang harus dimiliki individu-individu dalam sebuah kelompok adalah adanya sebuah ikatan sosial diantara mereka yang diharapkan akan menimbulkan rasa kepemilikan dan kepedulian individu pada kelompok yang telah didirikan. Untuk membangun ikatan sosial, dibutuhkan sebuah kesadaran pada masing-masing individu yang didasari atas masalah dan kebutuhan bersama. Individu harus mempunyai kesadaran akan ada gerakan bersama untuk memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan bersama yang nantinya akan membentuk solidaritas. Solidaritas pada masing-masing individu ini, akan menjadi suatu ikatan tanggung jawab dalam kelompok.

Komunikasi adalah istilah komunikasi berasal dari bahasa latin communicatio, yang bersumber dari kata komunis yang berarti sama. Sama disini maksudnya adalah sama makna, jadi komunikasi dapat terjadi apabila terdapat kesamaan makna mengenai suatu pesan yang disampaikan oleh komunikator dan di terima oleh komunikan. Dalam komunikasi yang melibatkan dua orang, komunikasi berlangsung apabila adanya kesamaan makna. sesuai dengan definisi tersebut pada dasarnya sesorang melakukan komunikasi adalah untuk mencapai kesamaan makna antara manusia yang terlibat dalam komunikasi yang terjadid, dimana kesepahaman yang ada dalam benak komunikator dengan komunikan mengenai pesan yang disampaikan haruslah sama agar apa yang komunikator maksud juga dapat dipahami dengan baik oleh komunikan sehingga komunikasi berjalan baik dan efektif .

Komunikasi mempunyai peranan penting bagi kehidupan manusia, dari kegiatan keseharian manusia dilakukan dengan berkomunikasi. Dimanapun,kapanpun, dan dalam kesadaran atau situasi macam apapun manusia selalu tetjebak dengan komunikasi. Dengan berkomunikasi manusia dapat memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan-tujuan hidupnya, karna dengan berkomunikasi merupakan suatu kebutuhan manusia yang amat mendasar. Oleh karena itu sebagai makhluk sosial manusia ingin berhubungan dengan manusia lainnya. Manusialah yang dapat menggerakkan suatu organisasi dengan menghubungkan segenap tenaga, pikiran, bakat, kreativitas dan berupaya demi keberlangsungan kehidupan organisasi tersebut. Komunikasi organisasi yang berjalan dengan baik, sangat mempengaruhi keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya. Dalam dunia kerja, komunikasi merupakan hal yang sangat penting, baik dalam organisasi, perusahaan, maupun instansi pemerintahan. Khususnya untuk meningkatkan produktivitas sumber daya manusia. Disamping itu, sumber daya manusia juga penentu untuk tercapainya keberhasilan suatu usaha. Oleh sebab itu dibutuhkan pengurus yang mampu berprestasi, mempunyai produktivitas tinggi, bersemangat kerja tinggi, setia dan mau bekerja sebaik mungkin demi kepentingan organisasi .

Manusia adalah sumber daya yang memiliki nilai tertinggi bagi setiap organisasi, karena dapat memberikan manfaat yang besar sekali bila penggunaan tenaga manusia secara tepat guna. Sumber daya manusia yang dimiliki organisasi memiliki berbagai karakteristik, termasuk kemampuan kerja, disiplin kerja dan kinerja yang dimilikinya. Komponen tersebut sangat berkaitan dan berada dalam diri pegawai yang melaksanakan tugas sehari-hari. Pegawai yang memiliki kemampuan yang baik dan mempunyai sikap disiplin yang tinggi mengakibatkan tercapainya suatu kinerja yang baik. Kinerja yang baik memberikan dampak yang baik pula bagi organisasi.

Kepemimpinan adalah suatu upaya mempengaruhi kegiatan pengikut melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu. Definisi ini menunjukan bahwa kepemimpinan melibatkan penggunaan pengaruh dan karena nya semua hubungan dapat merupakan upaya kepemimpinan. Unsur kedua dari definisi itu menyangkut pentingnya proses komunikasi. Kejelasan dan ketetapan komunikasi mempengaruhi perilaku dan prestasi pengikut. Unsur lain dari definisi tersebut berfokus pada pencapaian tujuan. Pemimpin yang efektif harus berurusan dengan tujuan individu, kelompok, dan organisasi. Keefektifan pemimpin khususnya dipandang ukuran tingkat pencapaian satu atau kombinasi tujuan tersebut. Individu mungkin memandang seorang pemimpin sebagai efektif atau tidak efektif dari sudut kepuasan yang mereka peroleh selama pengalaman kerja secara meyeluruh. Sebenarnya, penerimaan perintah atau permintaan seorang pemimpin sebagian besar terletak pada harapan para pengikut dimana tanggapan yang menyenangkan akan menimbulkan hasil yang menarik.

Pemimpin dalam organisasi berwenanga untuk mengatur tata kerja, analisis dan deskripsi tugas, penempatan orang, kordinasi dan pengawasan, membuat program pengembangan dan latihan para menejer disetiap tingkatan dan segala aspek organisasi. Dengan kata lain ia melaksanakan fungsi-fungsi manajemen secara konsekuen. Pemimpin kelompok dengan fitur karakteristik adalah fungsi dari situasi tertentu. Sedangkan menurut Hemhill dan Coon Kepemimpinan adalah sikap individu yang memimpin berbagai kegiatan kelompok terhadap tujuan yang akan dicapai bersama-sama.

PCR adalah mekanisme membaca kode genetik pada sampel untuk mengetahui keberadaan COVID-19. Test PCR merujuk pada Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction . Untuk melakukan test PCR, akan dilakukan dengan metode swab atau usap untuk mengambil sampel di pangkal hidung dan tenggorokan. Centers for Disease Control and Prevention menganggap test PCR sebagai gold standard uji COVID-19. Mekanisme test PCR menggunakan sampel RNA COVID-19 yang disalin balik untuk membentuk pasangan DNA. Salinan diperbanyak dengan PCR hingga terbentuk banyak rantai DNA, yang biasanya perlu waktu 6 jam hingga dua hari. Kelebihan Test PCR adalah mampu memberikan hasil paling akurat. Meski begitu tes ini memerlukan waktu yang lebih lama dan hanya bisa dilakukan dengan tenaga terlatih.

PCR adalah cara yang digunakan institusi pemerintah dalam menetapkan sejumlah kebijakan yang akan diterapkan kepada masyarakat untuk membatasi mobilitas masyarakat, hal ini seperti sejumlah kutipan dari institusi pemerintah/pejabat pemerintah “Secara bertahap penggunaan tes PCR juga akan diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru ,” Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan ” dalam konferensi pers terkait PPKM, Senin . Luhut menilai setelah dilakukan relaksasi terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Berdasarkan hasil survey Balitbang Kementerian Perhubungan, masyarakat yang berada di wilayah Jawa-Bali diperkirakan akan melakukan perjalanan akan mencapai 19,9 juta. “Peningkatan pergerakan penduduk ini, tanpa pengaturan protokol kesehatan yang ketat, akan meningkatkan resiko penyebaran kasus,” ujarnya. Ia juga mengatakan Presiden Jokowi meminta agar harga tes PCR diturunkan. Menyusul pemberlakuan wajibnya tes PCR, Luhut mengatakan berdasarkan koordinasi, Jokowi meminta agar harganya diturunkan menjadi Rp 300 ribu dengan masa berlaku 3×24 jam. “Arahan Presiden harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300 ribu dan berlaku selama 3×24 jam untuk perjalanan pesawat,” bebernya. Sebelumnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan menetapkan HET atau Harga Eceran Tertinggi untuk tes PCR adalah Rp 495 ribu untuk pulau Jawa dan Bali dan Rp 525 ribu di luar Jawa-Bali. Adapun masa berlaku tes PCR yang ditetapkan sebelumnya adalah 2×24.

Terdapat juga kutipan dari Direktur Jenderal Pelayanan Kementerian Kesehatan RI Abdul kadir ” Sementara staf turun ke lapangan untuk mencari data harga PCR, dan bahan habis pakai, beber Abdul Kadir kepada detikcom Selasa . Tapi kami belum bisa memastikan, karena kami masih berproses dan belum mendapat kepastian, terkait harga belum dipastikan berapa karena masih kita hitung ulang,” Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo tak hanya meminta penurunan harga tes PCR menjadi Rp 300 ribu, ia juga memerintahkan syarat PCR untuk perjalanan menjadi maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Menko PMK Muhadjir Effendy dalam Konferensi Pers Evaluasi PPKM, dalam kutipannya Senin .”Perjalanan akan ada perubahan, yaitu wilayah Jawa-Bali, perjalanan udara tidak lagi harus pakai tes PCR, tapi cukup tes antigen. Sama dengan yang diberlakukan di wilayah luar Jawa non Bali,” katanya. Ia menjelaskan, perubahan ini merupakan usulan Mendagri Tito Karnavian, pada 27 Oktober 2021, pemerintah resmi menetapkan tarif tertinggi tes PCR untuk penerbangan rute Jawa-Bali sebesar Rp275 ribu/tes, dan Rp300 ribu/tes untuk penerbangan luar Jawa-Bali, dan polemik makin kencang (***)

Bagaimana Menurut Anda?