BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN – Suasana Lapangan Sepak Bola Bung Harno, Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Minggu (24/8/2025), dipenuhi warna merah putih dan tawa riang. Warga RT 15 RW 03 dari berbagai kalangan antusias merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia lewat aneka lomba, pembagian hadiah, hingga bakti sosial yang sarat makna kebersamaan.
Ketua RT 15, Suhendra, SE, menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan dukungan penuh masyarakat.
“Berkat kekompakan bersama, perayaan tahun ini jauh lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain itu, bendahara kegiatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang turut menyukseskan acara.
“Kami haturkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh donatur yang telah berkontribusi, baik berupa dana maupun doorprize, demi memeriahkan kegiatan ini,” tandasnya.
Acara tersebut juga dihadiri Lurah Sukamoro, Muslihudin Darmawan, S.P., bersama jajaran ketua RT 13, RT 16, ketua RW, pengurus Masjid Baitul Makmur Surjarni S. Silaban, tokoh pemuda Suito, serta tokoh masyarakat Kemas Dhoriman, S.Pd. Kehadiran para tokoh semakin menambah semarak peringatan kemerdekaan yang digelar sederhana namun hangat.
Dalam sambutannya, Muslihudin menegaskan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya seremonial belaka.
“Kemerdekaan ini harus diisi dengan kegiatan positif. Momentum seperti ini menumbuhkan solidaritas dan memperkuat kebersamaan warga,” tegasnya.
Senada, Kemas Dhoriman mengajak warga agar semangat nasionalisme tidak berhenti di acara perayaan.
“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan lewat kepedulian nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Sorak gembira terdengar ketika hadiah lomba dibagikan, dilanjutkan dengan berbagai pertandingan seru. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam keceriaan di Lapangan Bung Harno, yang hari itu menjadi pusat kebersamaan warga Sukamoro.
Perayaan yang sederhana namun penuh arti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Semangat 17 Agustus di Sukamoro bukan hanya berhenti di bulan kemerdekaan, tetapi terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.








