Herman Deru Minta BPK Edukasi Semua OPD di Sumsel

4.165 dibaca
Ilustrasi - Gedung BPK Perwakilan Sumsel. Foto : Int

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL- Terkait adanya sejumlah konsep temuan dari Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun anggaran 2018 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) meminta segera dilakukan edukasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel. Hal itu dimaksudkan agar temuan serupa tidak terjadi di masa kepemimpinannya.

Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menghadiri Exit Meeting BPK Perwakilan Sumsel terhadap Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov. Sumsel, di ruang Rapat Bina Praja, Jumat 10 Mei 2019

“Saya bukan mau mencari siapa yang salah. Tapi saya ingin ini dibenahi. Bila perlu kedepan ada bimbinan teknis atau edukasi dari BPK. Untuk apa? agar tidak salah kedepannya,” jelas Herman Deru.

Terkait kedatangan rombongan BPK dalam exit meeting ini, Ia mengaku sangat terbantu. Ia bahkan ingin di masa awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Sumsel (sejak 1 Oktober 2018), laporan keuangan segera dibenahi.

“Sumsel ini ibarat kapal besar, asetnya sangat banyak. Untuk itu bantu saya, saya ingin ini benar sejak awal,” tambahnya.

Kepada Perwakilan BPK Sumsel yang hadir, iapun mengucapkan terimakasih karena sudah  menyelenggarakan pemeriksaan yang memakan waktu hingga  40 hari lamanya.

“Tadi sudah dijelaskan oleh pak Inoki. Saya sampaikan juga bahwa saya sangat serius mengurusi soal aset ini. Karena harus diakui banyak aset milik Sumsel ini masih belum dikembalikan. Secara kasat mata ini bisa dilihat,” jelasnya.

Adapun kedatangan perwakilan BPK ini menurutnya menjadi angin segar tersendiri baginya. Sebab pengusutan aset yang nilainya mencapai triliunan akan semakin mudah.

“Kita sudah bentuk satgas pengusutan aset. Tugasnya banyak termasuk menelusuri kewajiban-kewajiban BOT (build operate transfer),  dan lainnya,” jelas Herman Deru.

Sementara itu Perwakilan BPK RI Sumsel Antonio Inoki yang mewakili Kepala Perwakilan BPK RI Sumsel memaparkan bahwa sebagai pengendali teknis kedatangan mereka ini dalam rangka agenda pembahasan temuan pemeriksaan yang sudah ditanggapi masing-masing OPD.

“Secara garis besar kami akan sampaikan terkait konsep temuan pemeriksaan. Bahwa jumlah keseluruhan dan sudah ditanggapi ada puluhan konsep temuan pemeriksaan,” jelasnya.

Kepada Gubernur Sumsel Antonio Inoki juga meminta agar keberadaan dan aset yang terdaftar lebih diperhatikan. Jangan sampai aset yang terdaftar tersebut tidak ada keberadaannya karena akan membingungkan penghitungan laporan keuangan.