Seret Oknum Jual Beli Ijazah, Menteri Nasir Konsultasi ke Kejaksaan

11.117 dibaca

PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Menristek Dikti M Nasir geram dengan praktik jual beli ijazah yang diduga terjadi di belasan kampus di Jabodetabek. Ingin menyeret oknum yang melakukan praktik jual beli ke dalam bui, Menteri Nasir berkonsultasi dengan Kejaksaan.

“Kita sekolah jungkir balik siang malam, eh ini ada yang tinggal bayar. Makanya ini saya melapor ke kejaksaan, mungkin nggak dikriminalkan,” kata Nasir,seperti yang dilansir dilaman detik.com, Rabu (20/5/2015).

Advertisement

Nasir memerintahkan jajarannya untuk tancap gas meneliti laporan-laporan yang masuk terkait praktik jual beli ijazah ini. Jika kampus-kampus yang dilaporkan terbukti, maka dia tak segan mengambil langkah tegas, dari menutup kampus hingga melaporkan para pelakunya ke pihak berwajib.

“Ini harus saya tutup, kalau bisa dipidanakan, akan dipidanakan,” ujarnya.

Namun Nasir belum mau mengungkap data kampus penjual ijazah yang dikantonginya. Dia ingin pengumpulan bukti yang dilakukan timnya benar-benar selesai, baru diungkap ke publik.

“Kalau sudah ada bukti kuat kita akan ungkap,” ujar Nasir. (***)