Banjir Bandung. Walhi : Ridwan Kamil Gagal Pimpin Bandung

21.173 dibaca

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Jawa Barat menyebut banjir besar yang terjadi di Bandung pada senin, 24 oktober 2016 adalah bentuk dari kegagalan walikota Bandung, Ridwan Kamil dalam memimpin Kota Bandung.

Direktur Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan mengatakan, pihaknya  telah memberi peringatan akan ancaman banjir yang cakupannya makin luas dari tahun ke tahun mengancam kota Bandung, namun hal itu tidak digubris pemerintah Kota Bandung.

Advertisement

” Walhi secara organisasi sudah mengingatkan, tren banjir di Bandung ini kan semakin meningkat, penambahan luasan banjir terus bertambah tiap tahun,dulu gedebage,panyileukan,buahbatu, sekarang mengarah kewilayah barat, Astanaanyar, Pagarsih, Pasteur, ini tidak lepas dari penataan, tata kelola ruang kota Bandung belum mengutamakan lingkungan hidup. Kalau kita rekam fakta-fakta yang ada, diluar faktor alam, ini terkait dari semakin berkurangnya resapan-resapan air, baik di Bandung Utara maupun tengah. Resapan menjadi beton,hutan resapan berkurang,kapasitas sungai makin menurun ditambah drainase kota Bandung yang buruk, ” Kata Ramdan

Lebih lanjut Ramdan menilai komitmen kota Bandung di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil dalam melindungi warganya dari ancaman bencana sangat minim, ini ditandai dengan tidak adanya BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) di kota Bandung, padahal BPBD memiliki peran dalam melindungi warga kota dari bahaya bencana yang setiap waktu bisa terjadi

” Padahal kota Bandung juga kan rawan bencana, termasuk bencana lingkungan seperti banjir sekarang, puting beliung,kekurangan air saat kemarau dan hal ini tidak dijadikan dasar pertimbangan oleh RK ( Ridwan Kamil) dalam membuat kebijakan-kebijakan untuk penanggulangan bencana. Dengan tidak adanya BPBD menandakan RK tidak memiliki komitmen ( Dalam melindungi warga kota) dari ancaman bencana. Kalau saya sih menilai, katanya kan bandung dalam dua tahun ini bebas banjir, ya benar, banjir bebas dimana -mana, ” sindir Ramdan

Ramdan berkali-kali menyebut Ridwan Kamil tidak pantas menyandang penghargaan dari berbagai lembaga sebagai salah satu walikota terbaik. Ramdan juga mempertanyakan apa dasar penilaian yang menjadikan Ridwan Kamil memperoleh penghargaan tersebut

” RK belum pantas menyandang penghargaan sebagai salah satu walikota terbaik, juga kita pertanyakan (mengapa dengan mudahnya) lembaga-lembaga itu ( pemerintah, lembaga dalam negeri dan internasional) memberikan penghargaan (pada RK ), apa dasar penilaiannya?. Parameternya juga kita pertanyakan, justru RK dalam 3 tahun ini gagal dalam memberikan pelayanan terhadap warga. Intinya RK itu kan populis di twitter, facebook dan media saja, ” tegas Ramdan