Aksi Buruh Cirebon Demo Tolak UMK Cirebon

17.420 dibaca

BUANAJABAR.COM, CIREBON–Aliansi Buruh Cirebon yang terdiri dari Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Kota Cirebon, Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa Kabupaten Cirebon, FSPMI Cirebon Raya, FKUI SBSI, Federasi Konstruksi Umum dan Informal Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, F ISI, Federasi Industri Semen Indonesia Kabupaten Cirebon dan SPHS Serikat Pekerja Hero Supermarket Kabupaten Cirebon menolak UMK Kab Cirebon Rp 1.723.000 dan PP 78 2015 tentang pengupahan.

Acep Sobarudin, Ketua SPN Cirebon mengatakan bahwa hasil survey KHL 2015 saja Rp 1.830.000 dengan formula PP 78 2015 UMK 2017 hanya Rp 1.723.000.

Advertisement

Agung Suryamal Produk Dalam Negeri

” Jelas buruh semakin dirugikan. pada 2016 aliansi buruh cirebon telah melakukan survey KHL di berbagai pasar tradisional dan mendapatkan nilai rata rata KHL sebesar Rp 2.069.000, ” Kata dia

Lebih lanjut Acep Sobarudin mengatakan, pasca aksi tanggal 3 dan 8 November 2016, aliansi buruh tetap pada pendiriannya yakni menolak UMK Kabupaten Cirebon Rp 1.723.000 dan PP 78/2015 tentang pengupahan, bahkan mereka siap melakukan aksi kembali demi kesejahteraan buruh.

“Kami akan terus akan berkonsolidasi dan aksi sampai tuntutan kaum buruh direalisasikan, Bupati Cirebon harus berpihak kepada buruh bukan kepada pengusaha” Kata dia.