Lelang Proyek Pemerintah Diragukan Transparansinya

14.245 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Sekian lama menunggu undangan dari ULP Garut dalam proyek pengadaan gerobak PKL lingkup Dinas Perindustrian dan Perdagangan akhirnya pupus sudah hingga batas akhir lelang.

Hal ini diungkapkan Djajat salah satu rekanan yang mengikuti lelang dengan bendera CV.Fajar Mandiri kepada Buana Indonesia.

Advertisement

Padahal lanjut Djajat, dalam penawarannya perusahaan yang diajukan memiliki penawaran terendah bahkan diposisi urutan pertama dari penawaran perusahaan – perusahaan lain,

“ini sangat membingungkan bagi saya,”ujar Djajat

Djajat menduga ada permainan lain di luar lelang pengadaan itu tanpa harus menjelaskan lebih rinci lagi kepada media,

“diantara pengusaha sudah tau sama tahu lah,”gurau Djajat.

Ditemui dikantornya, Dudi salah seorang panitia lelang mengatakan bahwa kinerja mereka bisa di akses langsung melalui online,

” adapun soal penawaran harga itu tidak menentukan yang terendah harus diundang atau bisa lolos. Namun ada kriteria-kreteria tertentu contohnya syarat syarat yang di ajukan pemohon tidak lengkap, ” kata dia

Sambung Dudi hasil lelang akan diumumkan langsung melalui online dan kepada peserta lelang akan dikirimkan juga hasil lelang tersebut berikut alasan alasan nya,

” Ketika ada permasalahan yang kurang diterima peserta lelang itu bisa diajukan kepada ULP dengan membuat surat sanggahan,” Pungkasnya