
BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Banyaknya komentar miring perihal pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Ciateul Garut dari berbagai elemen masyarakat disikapi juga oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan.
Menurut Rudy, sejak awal dirinya sudah memberikan peringatan kepada rekanan pelaksana kegiatan pembangunan SOR dalam hal ini PT. Wiga Nusantara Sejati.
Bahkan sambung Bupati, saat penutupan PORKAB 2016 dirinya sangat geram kepada pemborong GOR beladiri yang memakan Biaya Rp. 6 Milyar itu, tetapi bupati menekankan bahwa pembangunan SOR itu belum selesai sepenuhnya,
” Dalam estetikanya bangunan itu belum selesai sepenuhnya,mari kita awasi pembangunan nya,”ujar Rudy
Hal ini sangat bertolak belakang dengan apa yang diterangkan oleh Dadan Warga Suci yang bekerja dalam pembangunan itu,dari keterangan Dadan kepada Buana Indonesia. Kata Dadan pengerjaan SOR itu sudah dianggap selesai,
” yang belum selesai gaji saya sama rekan rekan lainnya yang belum dibayarkan selama 2 Bulan, sedangkan pengusaha itu sudah tidak pernah datang lagi ke Garut, dikejar ke bandung pun tidak jelas alamatnya,”ujar Dadan dengan kesalnya.
Diakui Dadan,sebagai pekerja di proyek itu Dadan mengakui adanya kesalahan teknik dalam pengerjaan proyek itu.











