Bupati Tasikmalaya Resmi Mendaftar Ke PDIP Sebagai Balon Gubernur Jabar

16.542 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Bupati Tasikmalaya, UU Ruzhanul Ulum mendatangi kantor DPD Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Perjuangan ( PDI Perjuangan ) hari ini, Senin 22 mei 2017. Kedatangan UU disambut panitia pendaftaran Bakal Calon Gubernur PDI Perjuangan. UU datang menggunakan kendaraan pribadinya tanpa didampingi oleh siapapun.

UU mengatakan PDI Perjuangan bukan partai yang asing lagi baginya. Saat dirinya maju sebagai bupati Tasikmalaya, UU juga didukung Partai besutan Megawati Soekarno Putri Itu.

Advertisement

” Dalam even politik ini hal biasa. Saya diusung 2 kali. Di PDIP tidak pakai mahar. hanya di test pidato. Saya sudah biasa didukung PDIP. kan di Tasik juga didukung PDIP. Saya nunggu ( pendaftaran dibuka) begitu dibuka langsung ( saya daftar ), ” kata Uu

Lebih lanjut Uu yang juga kader Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) DPW Jawa Barat kubu Muhammad Romahurmuziy ( Romi ) ini mengatakan, dirinya menyadari partai nya tidak memiliki kursi yang cukup untuk mengusung Calon Gubernur secara mandiri

” Partai saya ( PPP ) cuma 9 kursi. gak cukup ( untuk mengusung secara mandiri ) saya gak ujug ujug gitu ya. Konsultan politik saya sudah komunikasi dengan sekjennya, pak Hasto ( Sekjen DPP PDI Perjuangan, ” kata UU, Senin , 22 Mei 2017 di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Disinggung apakah dirinya sudah mengantongi ijin dari partainya, Uu mengaku belum ada ijin. Namun rencananya malam ini dirinya bertemu Romi, Ketua Umum PPP

” Belum ijin. saya mau ke pak romy. saya mau komunikasikan, ” kata dia

Uu menyatakan, jika akhirnya nanti dirinya tidak lolos dalam penjaringan Bakal Calon Gubernur dari PDI Perjuangan, Uu akan menyerahkan seluruhnya pada putusan partai berlambang banteng moncong putih itu.

” Partai manapun mau calonnya menang. Kalau PDIP mendukung saya, ya resiko. Saya berusaha untuk menang. Kalau tidak didukung, itu hak partai, ” ujar Uu

Sejak pendaftaran dibuka untuk pertamakalinya pada sabtu, 20 Mei 2017 kemarin, Uu menjadi calon yang pertama kali mendaftarkan diri dan menyatakan kesiapannya maju sebagai calon gubernur dari PDI Perjuangan. Untuk memenuhi syarat pendaftaran, Uu harus mengembalikan formulir pendaftaran selambat-lambatnya pada 6 Juni 2017 mendatang untuk selanjutnya mengikuti sejumlah rangakaian penjaringan calon gubernur dari PDI Perjuangan.