BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Tiga orang remaja masing-masing DT (20) DY (20) dan Ba (16) kini harus meringkuk di sel Polsek Garut Kota. Ketiganya ditangkap karena menjadi pelaku pembobolan mini market di wilayah Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut Jawa Barat.
Kapolsek Garut Kota, Garut, Kompol Uus Susilo mengatakan bahwa ketiga remaja tersebut ditangkap petugas berkat rekaman cctv. Petugas mengenali salah pelaku yaitu Ba, karena yang bersangkutan pernah datang ke Polsek Garut Kota untuk melaporkan kasus penganiayaan.
” Jadi saat melihat rekaman cctv, petugas merasa pernah bertemu dengan salah seorang pelaku (Ba), ternyata Ba pernah datang untuk melaporkan kasus lakalantas, ” ujarnya, Senin 9 Oktober 2017.

Para pelaku berhasil membobol beberapa mini market hanya bermodalkan sebuah gergaji. Mereka membobol mini market yang sudah tutup, lalu naik genting dan memotong layu diatap mini market.
” Yah, hanya itu, gergaji untuk memotong kayu diatap mini market, ” ungkapnya.
Lanjut Uus, para pelaku ini hanya menggasak beberapa macam barang seperti, rokok, cokelat batangan, minyak rambut dan parfum. Hasinya kemudian dijual ke warung dan uangnya dipergunakan untuk mabuk-mabuk.
” Uang tidak karena mini marketnya sudah tutup beberapa jenis saja, kemudian dijual dan hasilnya dipergunakan untuk mabuk-mabuk, ” pungkasnya.











