
BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI -Puluhan warga kampung Ciparanje Rt 1,2 ,3 Rw 15 desa Nagrak Utara kabupaten Sukabumi mengalami keracunan massal setelah santap hidangan pada acara syukuran hajatan pada 27 Februari 2018 lalu.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga mengalami mual dan terus buang air besar (BAB), disusul dengan muntah-muntah, setelah menyantap makanan yang diberikan oleh keluarga hajat.
Salah seorang warga Ciparenje, Elis (47) mengaku, pada sore hari sekitar pukul 16.00, 27 Februari 2018 memakan nasi kotak yang diberikan oleh keluarga hajat, setelah menghadiri syukuran, menurutnya semula tak ada reaksi apapun, namun efek dari nasi kotak yang dimakan baru terasa sekitar pukul 22.00 WIB.
“Awalnya saya makan biasa saja, engga ada yang aneh, tapi pas jam 22.00 WIB, perut saya mulai berasa sakit, terus aja bolak balik ke wc, dan terpaksa jam 00.00 WIB harus ke rumah sakit karena perut saya terus sakit mual dan muntah-muntah,” terangnya, Rabu 28 Februari 2018.
Sementara itu camat Nagrak
membenarkan perihal peristiwa warganya yang mengalami keracunan setelah santap makanan dari hajatan. Untuk pemeriksaan menurutnya makanan dibawa ke puskesmas dan rumah sakit. Menurutnya anak anak, balita dan remaja hingga ibu ibu, saat ini sedang ditangani puskesmas Nagrak Utara kecamatan Nagrak kabupaten Sukabumi.
” Iya benar, warga keracunan ketika sudah santap makanan dari hajatan, makanan sudah disita, warga sudah di tangani, dugaan sementara dari bumbu,” tutupnya.










