Aher Berharap Aksi Bela Palestina Kembali Dengan Skala Yang Lebih Besar

18.034 dibaca
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan Berharap Aksi Bela Palestina dapat dilaksanakan kembali dengan skala yang Lebih Besar. (BUANA INDONESIA NETWORK/Dini Kamilani)

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG,- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan Berharap Aksi Bela Palestina dapat dilaksanakan kembali dengan skala yang Lebih Besar, Menurutnya jika membela sesama manusia yang dizolimi oleh manusia yang lain, dalam hal ini kasus yahudi terhadap Palestina. Wajar jika turun ke jalan meneriakkan ketidaksetujuan, meneriakan protes bahkan Aher mendorong agar aksi protes ini dilakukan lebih besar lagi.

“Di bandung baru pembukaan, semoga lebih besar lagi. Mudah-mudahan akan terus lebih besar lagi, mungkin puncaknya bukan di sini tapi di Jakarta, atau ada yang lebih besar lagi,” ujar Aher saat ditemui usai mengikuti Aksi Damai Bela Palestina bersama ratusan peserta aksi, halaman depan Gedung Sate, Jumat 13 April 2018.

Advertisement

“Dan kita juga meminta dan memaksa dengan sangat kepada yahudi untuk menghentikan penjajahan tersebut. Meminta kepada pbb untuk segera menghukum yahudi, karena sudah melanggar prikemanusian dan prikeadilan. Melanggar sendi-sendi kehidupan yang damai dan kesejahteraan sesama anak bangsa di dunia ini,” tegasnya.

Kita tentu mengetuk pintu penguasa, khususnya penguasa Arab yang paling dekat dengan Palestina. Agar mereka membela dengan baik, kita (rakyat Indonesia)saja yang jauh teriak membela Palestina, tentu yang lebih dekat seperti Kuwait, Iran dan Mesir diharapkan bersatu membela rakyat Palestina.

“Kita meminta bangsa-bangsa arab, dan pemimpin muslim untuk bersatu membela. Tidak ada kata lain kecuali federasi dengan PBB kalau memungkinkan. Kalau tidak, berjalan sendiri bangsa-bangsa muslim untuk membebaskan Palestina,” ujar Aher

Aher juga menambahkan Palestina merupakan satu-satunya negara yang menjadi peserta KAA yang belum bebas, maka kewajiban negara Asia Afrika dan dunia serta kewajiban manusia  untuk membebaskan karena  tidak harus muslim, untuk membela Palestina tapi cukup sebagai manusia saja itu pasti dia meyakini pasti membela Palestina.