Tanggung Jawab Kemanusiaan Operasi Patuh Lodaya Polres Garut

30.494 dibaca
Unit Lakalantas Polres Garut, usai mengantarkan dua jenasah korban kecelakaan di Jalan Raya Garut, Minggu 29 April 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK/Deden Solihin)

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Operasi Patuh Lodaya 2018 Polres Garut ternyata tak hanya melulu melakukan penindakan pelanggaran saja bagi pengendara, namun lebih dari itu, mampu meningkatkan rasa tanggung jawab sisi kemanusiaan petugas kepolisian dalam menjalankan tugasnya di jalan. Seperti halnya yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Garut melakukan tindakan segera mengantarkan dua jenasah korban kecelakaan yang terjadi di Kampung Cileungsing, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

 

Advertisement

Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Garut, AKP Erik Bangun Prakasa, mengatakan bahwa saat ini dua orang meninggal korban kecelakaan telah dikembalikan ke kediaman Almarhum di Purwakarta dengan dikawal langsung oleh Bripka Ramdani dan Brigadir Ari dari unit Lakalantas Polres Garut. Dalam insiden kecelakaan sebelumnya, kata Erik, unit Satlantas Polres Garut mulai dari membantu evakuasi korban dan mengantarkan korban ke rumah sakit hingga mengantar langsung ke kediaman korban, merupakan rangkaian tidak terpisahkan dalam operasi Patuh Lodaya 2018.

 

“Jadi tidak hanya penindakan pelanggaraan saja, sisi kemanusian juga merupakan bagian dari operasi ini, dan itu sudah merupakan kewajiban kami sebagai pengayom dan pelindung Masyarakat,” jelas AKP Erik.

 

Setibanya kedua jenasah korban kecelakaan diserahkan kepada keluarganya masing masing, pihak keluarga keluarga korban, baik dari orangtua korban dan rekan korban memberikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Garut dan Kasatlantas Garut beserta jajaran yang telah mengurus dan mengantarkan Jenazah Korban hingga sampai di Purwakarta.