
BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG – Para Honorer di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang yang tergabung dalam Aliansi Honorer Kabupaten Pandeglang dan Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Pandeglang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati, DPRD dan Badan Kepagawaian dan Diklat Kabupaten Pandeglang, Rabu 26 September 2018.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan para honorer di tiap-tiap OPD dan para Guru tersebut menolak PermenpanRB nomor 36 tahun 2018 tentang kriteria penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018, kerena di anggap tidak berpihak kepada para honorer yang memiliki batas usia di atas 35 tahun.
Kordinator aksi Aliansi Honorer Kabupaten Pandeglang Yosep mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan para honorer ini merupakan sebuah sikap menolak Rekrutmen CPNS 2018 dan PermenpanRB nomor 36 tahun 2018, karena dianggap merugikan para honorer.
” Kami menolak keras PermenpanRB Nomor 36 Tahun 2018 dan Rekrutmen CPNS 2018, harusnya Pemerintah tidak usah melakukan rekrutmen lagi, sudah tinggal kami saja para honorer yang sudah belasan tahun mengabdi di angkat, kalau memang pemerintah berpihak kepada kami honorer”. Ungkapnya
Lebih lanjut Yosep mengatakan, dalam aksi ini pihaknya juga menuntut Pemerintah agar para honorer ini bisa diangkat menjadi CPNS secara bertahap, tanpa tes dan tanpa batas usia.
“Kami minta kepada pemerintah mengangkat honorer secara bertahap dan tuntas,” tuturnya
Iya menambahkan selain itu, para honorer juga menuntut Pemerintah Daerah agar membuat regulasi terkait Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) terkait honorer, sehingga keberadaan kami ( honorer) memiliki payung hukum yang kuat. ”Semoga keinginan kami ini bisa di dengar dan di tindak lanjuti oleh Pemerintah daerah maupun Pusat, dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi kembali dengan jumlah masa yang lebih banyak, sampai Pemerintah Pusat merespon aspirasi kami, “tutupnya.
Sementara itu Kepala BKD Kabupaten Pandeglang Fahmi Sumanta mengatakan mendukung perjuangan para honorer Pandeglang yang berharap ingin di angkat menjadi CPNS, aspirasi mereka (honorer) pihaknya sudah menyampaikan kepada Bupati, dan Bupati juga mendukung upaya para honorer dalam memperjuangkan tuntutanya.
” Kami telah berkirim surat langsung kepada Menpan RB terkait tuntutan para honorer, untuk saat ini kami juga tidak ingin mermberikan harapan palsu kepada para honorer, tapi kami terus berupaya memperjuangkanya”, terangnya.
Aksi unjuk rasa yang di gelar Aliansi honorer Kabupaten Pandeglang di mulai pukul 09.00 wib dengan menggelar aksi di depan Kantor Bupati Pandeglang dilanjutkan ke DPRD dan Badan Kepegawaian Diklat dengan jumlah masa kurang lebih 500 orang.










