SLB Gugus XXIII Laksanakan Kegiatan PPLB

19.902 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Dengan tema menyambut HUT Sumpah Pemuda, sekolah SLB se-gugus XXIII melaksanakan kegiatan Perkemahan Pramuka Pendidikan Luar Biasa (PPLB) yang dilaksanakan di SLB YGP Limbangan pada hari jum’at, 12 Oktober 20018 Dengan satu regu berjumlah 8 siswa dari total 11 sekolah di gugus XXIII ini, seluruh siswa yg mengikuti kegiatan ini berjumlah 88 siswa selama 3 hari.

Munurut ketua panitia Perkemahan Pramuka Pendidikan Luar Biasa (PPLB), Rudi senjaya, S. Pd, kegiatan ini dilaksanakan untuk menggali potensi anak melalui kreasi seni dan memunculkan siswa yang berkarakter, melatih siswa agar bisa bersoaialisasi dengan teman, melatih kebersamaan, juga untuk bisa lebih mengenal lingkungan alam sekitar.

Advertisement

Kegiatan PPLB tingkat gugus ini baru pertama kali dilaksanakan karena ditahun-tahun sebulumnya kegiatan ini langsung dilaksanakan di tingkat kabupaten.

” kami berinisiatif insya alloh kegiatan PPLB ini akan menjadi agenda tahunan kami ditingkat gugus agar bisa lebih terlatih dan berprestasi ditingkat lebih tinggi”, jelasnya.

“Hasil dari kegiatan PPLB ini dalam hal prestasi, alhamdulillah pada tahun kemarin kami di tingkat jawa barat meraih juara umum dan Kabupaten Garut yang mewakili jawa barat ketingkat Nasional di cibubur”.

Hal yang sama dikatakan Ketua MKKS SLB se-gugus XXIII, Aman Suparman, M. MPd, kegiatan PPLB ini tidak ada persiapan khusus karena sudah menjadi agenda rutinitas tahunan, karena siswa ABK ini tidak bisa dilatih dan di didik oleh guru, tetapi harus dibantu oleh orang yang ahli, karena kegiatan ini didalamnya ada lomba bernyanyi, tari, baca al-qur’an, kerajinan dari bahan yang sudah tidak terpakai, seni lukis, dan tali temali, agar siswa bisa dilatih dalam hal kemandiriannya.

Kegiatan PPLB ini dulu termasuk kegiatan ekstrakulikuler, dan sekarang menjadi kegiatan ekstrawajib, karena sudah masuk di dalam kurikulum 2013 dan implementasi salah satunya kegiatan PPLB ini, jelasnya.

Pengawas SLB Kabupaten, Asep Karyana, M. Pd, mengatakan, hal yang menjadikan suatu penilaian dari kegiatan ini adalah bagaimana siswa bisa bekerjasama dalam kata lain kebersamaan, keindahan, bagaimana cara membuat tenda, kekompakan dalam regu, dan kebersihan.

Ia berharap, kegiatan ini bisa mencetak siswa atau anak ABK bisa berprestasi dan menjalin kebersamaan, juga kedepannya bisa mewakili Kabupaten Garut ketingkat lebih lanjut, yaitu tingkat Kabupaten, Propinsi dan Nasional, pungkasnya. (chandra)