Sebagian Warga Meminta Bupati Garut Membuat Peraturan Soal PKH

24.936 dibaca
Ket Foto : Net

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Gonjang Ganjing tidak tepatnya penyaluran penerima bantuan Program Keluarga Harapan ( PKH ) membuat masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Garut untuk membuat peraturan agar rumah penerima program di pasang stiker sebagai tanda penerima Program, hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui keluarga mana saja yang menerima bantuan itu.

Salah satu usulan itu datang dari Budiman ( 37 ) Warga jalan Patriot Tarogong Kidul Garut, menurutnya pemasangan stiker di tiap rumah penerima program sangat bagus untuk mudahkan petugas pendamping dalam mendata warga penerima bantuan.

Advertisement

” Eta pan sae moal musingkeun pendamping upami ngadata ( Itu kan bagus buat pendamping mendata ) kata Budiman, Rabu 10 April 2019.

Masih kata Budiman, melihat penomena di lapangan yang terkesan bantuan program PKH tidak tepat sasaran, pemasangan stiker itu bisa sebagai sanksi sosial di masyarakat ketika warga yang hidupnya berkecukupan menerima bantuan.

” Sedangkan tetangga sebelah yang benar – benar miskin hanya gigit jari tanpa tersentuh bantuan apapun, hal ini terjadi hampir di setiap daerah wilayah kabupaten Garut”, ujar budiman.

Lebih keras lagi ketika Buanaindonesia membaca salah satu komentar di Facebook dengan akun bernama Risna Noviantri, menurutnya bantuan yang diberikan saat ini hanya membuat masyarakat semakin malas untuk bekerja.

” Yang lebih parah lagi penerima justru keluarga yang berkecukupan, sementara Nenek – nenek jompo dan janda miskin tidak tersentuh bantuan, jijik saya melihatnya” ucapnya.

Untuk itu masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten mengeluarkan kebijakan atau aturan pemasangan Stiker penerima Bantuan PKH di setiap rumah warga yang menerima bantuan agar masyarakat sekitar tahu masyarakat mana yang memang layak dibantu, sebaliknya apabila keluarga tersebut dikategorikan keluarga mampu tapi masih menerima bantuan PKH, hal ini menjadi sanksi sosial baginya, dan pemerintah mencabut bantuan itu karena bukan kriteria keluarga miskin.

” Semoga Bupati Garut H Rudy Gunawan mempertimbangkan usulan warga masyarakat ini” harap Budiman diakhir pembicaraannya.