Pengidap Hydrocepalus asal Kersamanah Tak Mampu berobat

16.520 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – Garut – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Kersamanah Dihari Kebangkitan Bangsa menyelenggarakan rehabilitasi berbasis masyarakat tahap 2 pada hari selasa 21 Mei 2019 yang bekerjasama dengan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang sumber dananya dari swadaya masyarakat.

Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan ( TKSK )Kersamanah Kabupaten Garut, Ai Aisyah disela kegiatan kunjungannya mengasasmen atau pendataan dan observasi, pihaknya menemukan masih banyak para lansia yang belum mempunyai Kartu Keluarga (KK), dan untuk makan sehari – harinya pun masih mengandalkan pemberian dari tetangganya.

Advertisement

” Oleh karenanya, selain melakukan kegiatan rehabilitasi terhadah penyandang disabilitas, pihaknya juga membagikan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan, salah satunya yakni di kampung sundulan Desa Kersamanah Kabupaten Garut” jelas Ai

Tak hanya penyandang disabilitas dan lansia saja, Ai Nur Aisyah juga menemukan salah satu pasien yang terabaikan, yakni Muhamad A Rafka (3 th) warga Kampung Cigentur RT 01 RW 05 Desa Sukamaju Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut yang saat ini tengah mengidap penyakit Hydrocepalus yang sedang menunggu giliran operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

namun dikatakan Ai, menurut orang tua anak tersebut, tindakan operasi tersebut hingga kini masih belum dilaksanakan.

” Pasalnya untuk biaya operasi tersebut masih mengandalkan BPJS yang kadang – kadang menunggak”  jelasnya.

Ai berharap, ada uluran tangan dari donatur dan dermawan yang ada di kabupaten Garut untuk membantu pengobatan pasien.

” Bantuan itu diharapkan karena selama ini meski termasuk keluarga miskin, keluarga Rafka belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah baik PKH, KIP dan KIS serta BPJS” pungkasnya.