Bupati Garut : Hasil Sensus menjadi Dasar Kebijakan Pemerintah Pusat Dan Daerah

14.297 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan membuka Rapat Kordinasi Sensus Penduduk tahun 2020 di aula rapat Setda Garut jalan Pembangunan kabupaten Garut, Senin 24 Februari 2020.

Hadir dalam Rakor Setda Garut H Deni Suherlan, Kepala BPS Garut Doni Gunawan Yusup, perwakilan dari Polres, Dandim 0611/ Garut, Kejari Garut, para kepala SKPD dan jajaran Pegawai Pemkab Garut.

Advertisement

Dalam sambutan pembukaan Rakor Bupati Garut Menyampaikan, masalah penduduk menjadi masalah besar bagi pemerintah daerah, sensus pendudukan sangat penting untuk dasar bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk mengambil kebijakan.

” Masalah yang terjadi di kabupaten Garut ada dua sumber data , satu berdasarkan UU No 33 tahun 2014 tentang pencatatan sipil jumlah penduduk kabupaten Garut berkisar di 2,280 ribu lebih, sedangkan berdasarkan UU BPS yang merupakan data paling Falid menjadi dasar kebijakan pemerintah pusat dan daerah jumlah penduduk kabupaten Garut adalah 2, 6 juta, di sini ada selisih hampir 300 ribu penduduk, tentu ini satu masalah yang harus diselesaikan” kata Bupati Garut.

Dikatakan Bupati, Sensus penduduk sangat penting, apalagi saat ini Sensus yang dilaksanakan oleh BPS menggunakan teknologi dan manual, teknologi yang dilakukan oleh BPS melalui sensus Online.

” Saat ini menjadi kesempatan bagi BPS untuk menyampaikan bagaimana caranya mengisi secara online, diharapkan semua bisa mengisi secara bersama – sama mendaftarkan diri kita melalui sensus penduduk 2020″ paparnya.

Rudy berharap, karena kegiatan ini sangat penting, dan berharap BPS sebagai lembaga yang ditunjuk dan diberikan kewenangan oleh pemerintah untuk mengukur apapun termasuk IPM kabupaten Garut.

” Garut merupakan IPM yang memiliki tingkat pertumbuhan terbesar di Jawa Barat, tetapi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2018 pertumbuhan IPM 2019 mengalami penurunan sebesar 0,20 persen, sehingga dari tadinya kabupaten Garut yang tadinya rangking ke 2 menjadi rangking ke 4, saya berharap BPS drngan berbagai datanya menjadi dasar peningkatan pembangunan di kabupaten Garut, terutama yang perlu diketahui oleh kita bagaimana cara menghitung pendapatan perkapita,bagaimana menghitung PDRB dan sebagainya” pungkasnya.