Agung Dan Iwan Olahraga Bersama. Ada Apa Dibalik Itu ?

7.620 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Ada pemandangan menarik di sebuah even Fun Walk yang digelar di kawasan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada minggu, 30 Juli 2017. Disana, Agung Suryamal figur yang banyak disebut akan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Jawa Barat terlihat akrab dengan ketua DPW Partai Demokrat Jawa Barat, Iwan Sulanjana.

Awak media sempat mananyai keduanya terkait kedekatan keduanya.

Advertisement

Agung mengatakan, pertemuannya dengan Iwan hanya pertemuan biasa dan sebatas pertemanan,

” Ah biasa saja, hanya olahraga bersama saja. ya sambil ngobrol juga sih, update situasi politik terakhir, ” kata Agung.

Ditanya tanggapannya bagaimana sosok Iwan, Agung memaparkan bahwa Iwan merupakan sosok Jendral TNI yang memiliki banyak kelebihan, wajar dan pantas jika Iwan muncul sebagai salah satu kandidat bakal Calon Gubernur Jabar,

” Pak Iwan ini sosok TNI sejati. Konsisten, dekat dengan masyarakat. Walaupun seorang Jendral, Pak Iwan ini bersahaja. Beliau tidak banyak neko – neko. Saya kira sangat wajar dan pantas jika Pak Iwan bisa memimpin Jabar, ” Jelas Agung.

Kendati Agung menjawab datar seputar pertemuannya dengan Iwan, pengamat membaca ini sebagai hal yang menarik

Iu Rusliana, Analis dan Pengamat Komunikasi politik dari lembaga kajian Aliansi Masyarakat untuk HAM, Demokrasi dan Keadilan Hukum ( Amandemen ) mengatakan, dalam upaya membangun komunikasi politik hal itu sangat positif.

” Tentu saja masyarakat Jawa Barat perlu diberikan sejumlah pilihan agar benar-benar bisa memilih yang terbaik. Parpol hendaknya juga berusaha memberikan sajian menu calon yg lebih variatif. Alangkah baiknya kalau Pilgub jabar bisa diikuti oleh lebih dari 2 paslon, ” kata Iu

Lebih lanjut Iu menyatakan, Agung dan Iwan harus berupaya keras untuk menaikkan popularitas keduanya,

” Kang Agung adalah figur pengusaha Jabar yang sukses dan harus diberi kesempatan utk memimpin Jabar. Tentu saja untuk itu semua, Kang Agung harus berusaha keras menggenjot popularitas dirinya agar benar-benar bisa jadi pemenang. Belajar dari pilgub Jabar 2013, Dede Yusuf waktu itu popularitasnya paling tinggi bisa tersalip oleh Aher di menit terakhir . Juga Pilkada DKI beberapa waktu lalu. Sandiaga Uno itu memulai pencalonannya dari popularitas yg rendah, saya kira kang Agung dan Pak Iwan punya kesempatan yang sama untuk memenangkan pertarungan di Jabar, ” tambah Iu

Masih kata Iu, masing – masing figur masih menahan dan membaca situasi politik terkini. Mereka juga masih dalam tahap menimbang karena catur politik Jawa Barat masih sangat dinamis

” Netty ( istri Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan ) misalnya, beberapa lembaga survey kan memasukkan namanya sebagai salah satu kandidat, nyatanya tiba – tiba Sohibul ( Mohamad Sohibul Iman, Presiden PKS ) menyebut lain. Sohibul malah up Syaikhu.
Nah sekarang bagaimana kalau saya katakan misal Agung itu ternyata Kader Gerindra ?. Kalau saya pelajari dan ikuti perjalanan kang Agung dari awal, kan namanya cukup mengejutkan dan fenomenal. Kang Agung bukan birokrat, bukan seleb, bukan juga figur yang banyak disebut sebagai calon Gubernur, tapi tiba – tiba banyak diberitakan media massa dan banyak disebut tokoh – tokoh nasional sebagai calon Gubernur. Bahkan beberapa kali dideklarasikan beberapa kelompok, termasuk kelompok pengusaha. Kang Agung itu sosok yang tak mudah ditebak pergerakannya. Pertanyaan saya sekali lagi pada anda, bagaimana misalnya kalau Agung itu ternyata seorang kader Gerindra ? Kita kan tidak pernah tau itu. Kalau Agung ternyata kader Gerindra, peta politik Jabar akan kembali berubah .Apakah anda tau?, ” ucap Iu