CIANJUR, BuanaJabar.com – Ketua umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisno memberikan sambutan pada acara Launching Gerakan Cianjur Kompeten.
Agung mengatakan bangsa Indonesia harus bisa terdepan dibanding bangsa-bangsa lain, terutama bangsa di ASEAN.
” Kita sebagai bangsa terbesar di ASEAN harus bisa menjadi yang terdepan diantara bangsa-bangsa lain di ASEAN, ” Kata Agung
Lebih lanjut Agung mengungkapkan wirausahawan di Indonesia hanya berkisar 1,6 % dibanding dengan yang ada dinegara lain.
” Dibanding dengan negara lain, kita masih kecil jumlah pengusahanya. Saya harap gerakan ini bisa mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha handal, ” Ungkap Agung
Agung juga berharap pemerintah harus bisa mendukung tumbuhnya dunia usaha. Jangan mempersulit dengan berbelit-belitnya birokrasi perijinan
” Saya ambil contoh di kota Bandung, mau bangun usaha harus melalui 25 proses Cianjur, ” Kata Agung.
Agung juga berkeinginan ke depannya komoditas asli Indonesia bisa jadi komoditas ekspor
” Mimpi saya dodol, sale, Moci, manisan bisa diekspor ke luar, ” Ucap Agung
Sementara itu bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar mengatakan dirinya setuju dengan pernyataan Agung
” Saya sepakat dengan pak Agung. Masyarakat yang maju itu bukan masyarakat yang ditengah-tengahnya ada pizza Hut, Mc Donalds dan lainnya. Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang mampu berinovasi. Kedepannya orang amerika, prancis harus makan dodol dan sale, ” Kata Irvan
Ketua HIPKI ( Himpunan Pengusaha Kursus Indonesia ) Jawa Barat Abdul Rasyid mengatakan agenda ini merupakan inisiasi HIPKI. Masih kata Rasyid, sedikitnya ada 800 orang dididik dan diberikan pelatihan berbagai bidang agar siap dengan persaingan dunia usaha.
” Mereka dilatih dan diberikan pelatihan secara gratis, ” Kata Abdul.










