BUANAINDONESIA CO.ID, GARUT – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Garut akhir – akhir ini sering menimbulkan beberapa wilayah Kabupaten Garut mengalami bencana banjir dan longsor, salah satunya di kecamatan Bl.L8mbangan tepatnya di kampung Cipeujeh RT 07 RW 02 Dusun 01 Desa Ciwangi Kecamatan Limbangan, telah terjadi robohnya tanggul penahan tanah yang sedang di bangun yang mengakibatkan satu unit rumah panggung milik warga Heri ( 51 ) berukuran 4 x 7 tertimpa lumpur dan air pada hari jumat malam tadi Tanggal 29 Maret 2019 pukul 20.40 wib.
Hal tersebut dijelaskan Danramil Limbangan, Kapten Inf Nandang, yang selanjutnya memerintahkan anggota koramil Sertu Dana Babinsa Desa Ciwangi dan Sertu Dede Supardi merapat ke TKP, Tiba di TKP kedua anggota Koramil Limbangan mengevakuasi keluarga korban bersama Kades Desa Ciwangi.
” Keluarga korban sementara diungsikan ke rumah saudaranya, dan orang tua dari Bpk Heri sedang dalam keadaan sakit atas nama Ibu Memeh umur ( 90 ) , Rencana hari besok Babinsa, Kades dan warga masyarakat akan melaksanakan kerja bakti utk perbaikan rumah tsb dan membersihkan tanah yang masuk ke rumah” jelas Inf Nandang.
” kerugian di diperkirakam sebesar Rp.35 juata dan allhamdulilah tidak ada korban jiwa yang menimpa kejadian tersebut” imbuhnya.
Kepala Desa Ciwangi membenarkan telah terjadinya longsor di Kampung Cipeujeh Dusun 01 Rt.07 Rw.02, Dusun 01 akibat curah hujan yang tinggi, pondasi milik warga yang sedang membuat rumah bangunan tersebut belum di urug jadi datangnnya air hujan dan lumpur yang besar masuk kedalam bangunan tersebut dan disinyalir bangunan tersebut tidak kuat untuk menahan lupur dan air terdebut makan terjadilah longsor yang nenimpa satu rumah warga milik Heri 51 tahun.” Ujarnya.










