Aksi Mahasiswa dan Pemuda Tuntut UU MD3 Agar Dicabut

7.548 dibaca
Masa aksi penuhi Tugu Jam di depan Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang. Rabu, 21 Februari 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Puluhan mahasiswa dan pemuda Pandeglang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Indonesia dan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Pandeglang, menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik di wilayah Pandeglang.

Advertisement

Aksi dimulai dari melakukan longmars dan berunjuk di depan Kantor DPRD Pandeglang, kemudian berjalan lagi ke Pendopo Pandeglang dan melakukan bakar ban.

Selanjutnya massa aksi berjalan lagi depan Unit Layanan Pengadaan Pandeglang dan melakukan unjukrasa, dan sempat terjadi aksi dorong-dorong pagar. Terakhir massa aksi berjalan menuju Tugu Jam Alun-alun Pandeglang.

Dalam aksi kali ini, massa aksi mengangkat isu nasional dan lokal. Isu lokal yakni menuntut Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar melakukan percepatan pengadaan barang dan jasa. Sedangkan isu nasional yakni menuntut atau menolak Undang-Undang MPR, DPD, DPR, dan DPRD (UU MD3).

Salah satu orator atas nama Ili mengatakan, pihaknya menolak secara tegas adanya UU MD3. Hal ini dikarenakan pihaknya menilai bahwa tanpa UU MD3 saja, kinerja dewan dinilai asal-asalan, apalagi jika ada UU MD3.

“Aspirasi ini kita sampaikan kepada dewan atau wakil kita, kita adalah rakyat, Dewan adalah wakil kita, yang seharusnya aspirasi kita ini disampaikan ke pusat agar UU MD3 tidak disepakati Presiden, karena UU MD3 mengkebiri hak rakyat untuk berbicara,” teriak Ili.

Selain itu, aksi unjuk rasa ini sudah mendapat pengamanan dari aparat kepolisian dari Satuan Sabhara dan Satuan Lantas Polres Pandeglang.

Editor: NA