Apel Perdana Pjs Bupati Garut : Jangan Sekali-kali Lakukan Pungli

7.088 dibaca
Pjs Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata, memimpin apel pagi gabungan di halaman Kantor Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Senin, 19 Februari 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata, memimpin apel pagi gabungan di halaman Kantor Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Senin, 19 Februari 2018.

Advertisement

Selain Sekda, Uu Saepudin, turut hadir lengkap para asisten, staf ahli bupati dan para kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), termasuk para Camat. Koesmayadie sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jawa Barat, dilantik  menjadi Pjs Bupati Garut sejak 15 Februari  hingga 23 Juni 2018, sesuai amanat Menteri Dalam Negeri Nomor T.131/1209/OTDA tanggal 12 Februari 2018.

Dalam apel perdananya, Koesmayadie mengungkapkan ada empat tugas yang harus ia jalankan selama 129 hari ke depan, yakni bagaimana menjamin berjalannya pelayanan publik, menjaga keamanan di daerah, termasuk kewenangan yang bisa dilakukan oleh Pjs atas izin dari Kemendagri, seperti, penandatanganan Peraturan Daerah (Perda) dan juga melakukan pengisian jabatan struktural yang kosong.

G02

Koesmayadie berharap, selama 129 hari mampu menciptakan situasi kondusif dan netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) pada Pilkada mendatang sesuai yang diamanatkan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriyawan.

Keosmayadie juga berkali-kali mengingatkan agar jajarannya tidak masuk ke praktek pungutan liar (pungli).

“Kebetulan saya adalah Sekretaris II Tim Saber Pungli Provinsi Jawa Barat, jadi jangan coba radar saber pungli mengarah ke Kabupaten Garut”, tegasnya.

Editor: NA

G01