BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kementerian Pemuda Dan Olahraga gandeng Gerbang Santri untuk mencetak Kades pelopor anti radikalisme di Kabupaten Garut dengan menyelenggarakan Pelatihan Pemuda Pelapor dan mengambil tema “Membangun Kepeloporan dan Patriotisme Pemuda dalam menangkal radikalisme”, Rabu, 13 Desember 2017, di Gedung Dakwah Masjid Agung Garut.
Acara tersebut diprakarsai Dewan Koordinasi Nasional Gerakan Kebangkitan Santri (DKN Gerbang Santri) bekerjasama degan Kemenpora. Peserta merupakan utusan pemuda berbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, sebanyak 50 orang peserta.
Acara dilaksanakan di enam Provinsi dengan sasaran pemuda pemudi perwakilan beberapa daerah diantaranya, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten.
Bendahara Umum DKN Gerbang Santri, Luqi Saadilah Fariandani, melalui kegiatan tersebut diharapkan, peserta mempunyai kesadaran kolektif sebagai warga negara untuk ikut serta dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Setelah mengikuti pendidikan, peserta diharapkan mempunyai kesadaran kolektif sebagai warga negara untuk ikut serta dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia” harap Luqi.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Samhari mengatakan, mesjid merupakan salah satu ranah strategis bagi penguatan Islam Nusantara para kaum muda dalam menangkis faham radikal.
“Generasi muda saat ini kurang peduli dengan apa yang dicita-citakan oleh bangsa, kurang peduli dengan perjuangan yang telah dilakukan oleh para generasi terdahulunya, sekarang para pemuda terlalu sibuk dengan perkembangan zaman dan tren. Hal tersebut membuat pudarnya nasionalisme yang telah di bangun generasi tua sebelumnya dan pemuda Indonesia dewasa ini, telah banyak kehilangan jati dirinya, terutama dalam hal wawasan kebangsaan dan patriotisme (cinta tanah air) Indonesia,” katanya.
Kegiatan tersebut direncanakan ada Pelatihan Pemuda Pelopor angkatan 2 dan secara masif dan berjenjang sampai pemuda pelopor angkatan 5.
EDITOR: WN











