Bantuan Pemerintah Tak Sentuh Mak Abas

13.175 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – 
Mak Abas (90) warga Kampung Sukajaya, Desa Nanggala , Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten
Hanya bisa pasrah, meskipun kondisi rumah yang ditempatinya sudah reot dan nyaris ambruk. 

“Yang penting Ibadah harus tepat waktu, jangan sampai batal wudhu, dan selalu berdzikir sama ALLAH.” kata Mak Abas, sabtu, 28 Desember 2019.

Rumah reot yang ditempatinya kinipun dari hasil gotong royong masyarakat beberapa tahun silam. Mak Abas tetap semangat, bahkan tidak mau jadi beban anak-anaknya. Karena satu di antara anak nya ada yang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Ironis, Dengan kondisi tersebut Mak Abas tidak pernah tersentuh oleh bantuan-bantuan pemerintah baik itu PKH, maupun BPNT.

“Hanya pernah dapat satu kali saja. beras gratis. Selanjutnya sudah tidak pernah menerima kembali,” jelas dia.

Agus salah satu tokoh masyarakat Sukajaya, membenarkan , jika kondisi rumah yang kini sedang ditempati oleh Mak Abas Kondisinya kian memprihatinkan.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan bantuan ke pihak-pihak yang terkait,
Sampai kami cape dan bingung. Tujuan tiada lain hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup keseharian Mak Abas, rumah yang layak dan hidup sejahtera. ” ungkap Agus.

Agus menambahkan, padahal keinginan Mak Abas tidak terlalu banyak. Yang beliau inginkan hanya punya rumah layak huni meski sangat sederhana.

” Dan bisa makan dengan tidak menunggu belas kasihan tetangga.demi menunjang beliu bisa beribadah dengan khusyu” pungkasnya.