Bupati Cup II, Paguron Mana yang Tak Bisa Ditaklukkan ?

18.145 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka acara pagelaran festival seni beladiri pencak silat seri II Bupati Cup, yang kini kembali memperebutkan piala bergilir. Pertandingan ini bertarung antar paguron, dan diselenggrakan di Aula Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Sabtu, 10 Februari 2018.

Advertisement

Dalam sambutanya Rudy Gunawan mengatakan, pencak silat merupakan olahraga seni beladiri asli Indonesia dan merupakan warisan nenek moyang. Melalui pagelaran festival ini, diharapkan bisa menjaga serta melestarikan kesenian beladiri pencak silat.

“Seni beladiri pencak silat merupakan salah satu olahraga seni budaya yang harus selalu dijaga dan dilestarikan, karena kesenian beladiri pencak silat merupakan budaya yang dimiliki orang Jawa Barat, ” ucap Rudy.

Rudy menambahkan, di Kabupaten Garut, olahraga seni beladiri pencak silat merupakan penyumbang medali terbanyak dalam event-event olahraga. Mulai dari Porda, PON, Sea Games, Asian Games sampai Olimpiade. Dan festival ini untuk regenerasi di Kabupaten Garut.

“Saya berharap dari festival ini akan lahir atlet baru yang bisa mendapat prestasi internasional, serta mengharumkan Kabupaten Garut,” harap Rudy.

Tidak lupa pula, Rudy Gunawan memberikan Apresiasi besar kepada Karang Taruna yang ada di Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, sehingga terselenggaranya festival pencak silat Bupati Cup ini.

“Bahkan saat berkeliling ke 422 desa dari 42 kecamatan yang ada di Garut, tidak ada yang sekompak Karang Taruna yang berada di Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan ini,” puji Rudy.

Didin Haerudin selaku Ketua Karang Taruna Desa Cihuni, mengatakan pegelaran festival seni bela diri pencak silat ini digagas langsung oleh Karang Taruna Desa Cihuni. Kegiatan pegelaran seni beladiri pencak silat sudah yang kedua kalinya, dan Tahun ini diikuti oleh 25 paguron dan 310 peserta.

”Untuk festival kesenian beladiri pencak silat ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk tahun kemarin kita mengadakan festival antar kecamatan, dan sekarang di ikuti se Kabupaten Garut. Mudah-mudahan tahun depan bisa se Jawa Barat,” pungkas Didin.

Lukman selaku Kepala Desa, ikut mengapresiasi apa yang dilakukan Didin dan rekan-rekannya. Ia juga sebagai Kepala Desa siap membantu dan mendorong berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Cihuni, sebatas kegiatan yang bagus dan bermanfaat.

Editor: NA