Bupati Garut : Dengan Syariah Garut Harus Bebas Rentenir

23.690 dibaca


BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan menerima kunjungan Ketua Dwwan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Wimboh Santoso dan Gubernur Jawa Barat H M Ridwan Kamil di Masjid Agung Alun – alun Garut, Sabtu 23 Maret 2019, kedatangan Ketua Dewan Komisoner OJK di kabupaten Garut dalam rangka Sosialisasi Ekonomi Syariah.

Bupati Garut menyampaikan, maayarakat Garut sangat perlu memahami apa yang di sebut dengan ekonomi syariah, oleh karena itu sosialisasi tentang keuangan yang berbasis syariah di kabupaten Garut sangat perlu untuk diketahui oleh masyarakat Garut.

Advertisement

” Ini perlu diketahui dan dipahami oleh masyarakat Garut bahwa bertransaksi melalui perbankan yang berbasis syariah memiliki banyak keunggulan dan keuntungan bagi nasabahnya”, kata Bupati Garut.

Bupati Rudy Gunawan berharap, dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan perekonomiannya tanpa harus tergantung ke Bank – bank reguler atau pinjaman rentenir.

” Bank Syariah bisa dijadikan sarana permodalan yang baik bagi masyarakat dan tentunya sesuai syariat agama Islam”, harap Bupati Rudy Gunawan.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat mengatakan ada tiga instrumen jasa keuangan syariah yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kredit, yakni Bank Wakaf Mikro, Kredit Mesra, dan bank syariah.

” Untuk itu saya menghimbau kepada Ibu – ibu yang ada di kabupaten Garut bisa memanfaatkan 3 intrumen itu tanpa harus meminjam ke rentenir”, tegas Ridwan Kamil.

Masih kata Emil, banyak cara untuk mendapatkan kredit tanpa harus meminta pinjaman ke rentenir. Namun, masalah yang terjadi di masyarakat saat ini kurangnya pengetahuan jasa keuangan perkreditan apalagi yang berbasis Syariah, Sehingga masih ada yang memanfaatkan rentenir untuk dapat pinjaman.

“Ibu-ibu di Garut khususnya banyak yang terkena rentenir. Padahal banyak cara (untuk dapat kredit). Oleh karena itu, selama lima tahun ke depan umat Islam di Jawa Barat harus kompak” pungkasnya.