
BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Dalam rangka memperingati 63 tahun penyelenggaraan Konfrensi Asia Afrika di Bandung, Pemerintah Kota Bandung bersama dengan Dinas Pariwisata Kota Bandung dan Kementerian Pariwisata akan kembali menggelar Asian African Carnival 2018 pada tanggal 29 April mendatang.
Festival tersebut akan melalui rute-rute jalanan utama di Kota Bandung, seperti Jalan Asia Afrika, Cikapundung Barat, Jalan Naripan, sampai Jalan Tamblong.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Bandung, Aswin Sulaiman saat diwawancarai pada Kamis, 12 April 2018 di Taman Sejarah Bandung mengatakan, acara ini akan diikuti pula oleh perwakilan negara-negara sahabat, Bandung Sister Cities dan berbagai kabupaten atau kota dari seluruh Indonesia.
“Dari seluruh dunia yang mengikuti 109 itu sudah diundang, tapi mungkin sebagian besar dari mereka itu belum terlibat karena mungkin waktu mereka masih belum membagi waktu kan beda-beda negara” ujarnya
Aswin menambahkan, selain penampilan seni dan budaya dari perwakilan negara anggota Asia-Afrika, acara itu juga akan melibatkan negara – negara sahabat, Bandung Sister Cities dan kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. Tercatat hingga saat ini sudah ada 73 kelompok peserta yang sudah mendaftar, dari satu kelompok tersebut disyaratkan harus beranggotakan 5 orang.
“Tontonannya masing-masing perform dari peserta itu dipersilahkan kepada mereka masing-masing. Dari lokal itu hampir sebagian besar dari SMP, SMK, SMA itu mereka semua ingin terlibat di kita, tapi tidak mungkin semua kita tampung, kita membatasi juga biar gak numpuk karena nanti kasian kemerekanya,” tambahnya.

Selain acara karnaval, Asian African Carnival 2018 juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan. Panggung pertunjukan akan berlokasi di Jalan Soekarno (ex Cikapundung) dan di Jalan Braga Pendek. Dua ruas jalan tersebut nantinya akan ditutup dan diisi dengan stand-stand kerajinan, makanan dan juga panggung hiburan.
“Dimulai starting nya dari jam 9 pagi kecuali kalo sampe ada perubahan sampai dengan malam. Penutupan jalan dari jam 9 pagi sudah mulai ditutup,” ungkapnya.
Terakhir ia menerangkan bahwa karnaval Tahun ini ada hal yang berbeda dari perayaan tahun-tahun lalu, “Perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya cuma satu yang boleh saya katakan semangatnya ini kita mengundang anak-anak ini mereka lebih banyak terlibat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kalo taun sebelumnya kita lebih banyak mengundang banyak negara dan lain sebagainya dan sekarang kita berharap dari warga Bandung untuk muncul kepermukaan, kalian semua saatnya dari anak-anak ini untuk muncul kepermukaan,” pungkasnya.
Penulis : Yusuf









