Di Tengah Pencegahan Wabah Corona, Ini Amanat Bupati Kepada Pejabat Yang Baru Dilantik

7.191 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Senin, 30 Maret 2020, Bupati Garut H Rudy Gunawan melantik dan mengambil sumpah jabatan administrator di lingkungan pemerintahan kabupaten Garut. Pelantikan dilaksanakan dalam kegiatan apel Senin pagi yang diikuti oleh ASN yang dilantik, Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman, Sekda Garut H Deni Suherlan, Ketua DPRD Garut Hj Euis Ida, Kepala BKD Didit Fajar P, Asda III Djajat Darajat, Kepala Inspektorat Zat Zat Munajat.

Melalui Surat keputusan No 821.21/Kep.331-BKD/2020 Bupati melantik 17 pejabat administarsi.

Advertisement

Dalam sambutannya Bupati Garut mengatakan, meskipun situasi saat ini dalam kondisi darurat adanya wabah virus Corona yang mengancam kita semua, namun pelayanan pemerintahan harus terus berjalan .

” Diantaranya karena kebutuhan yang sangat mendesak, kami harus melantik saudara di lingkungan pemerintahan yang baru saudara jabat. Tentu kami pun menyesuaikan dengan keadaan dan kondisi termasuk memperhatikan rekomendasi ombusman untuk tidak boleh mengadakan kegiatan yang melebihi 30 orang, karena nya pelantikan ini kita batasi bagi mereka yang dilantik saja” kata Bupati Garut.

Bupati mengingatkan kepada mereka yang mendapatkan promosi jabatan dan pindah tugas dari fungsional menjadi struktural, pihaknya berharap dapat mempelajari tufoksinya. Hal ini dikarenakan ada hal – hal yang harus dikerjakan untuk dipertanggungjawabkan.

” Mereka harus mampu memperkuat Dinas dimana sekarang bekerja, hal lain mereka harus mampu membuat SKP yang harus dipertanggungjawabkan dalam melaksanakan tugas sebagai pejabat struktural” tutur Bupati Rudy Gunawan.

Bupati Garut juga mengingatkan, kepada camat baru Singajaya untuk secepatnya melaksanakan sertijab, lalu lakukan langkah – langkah koordinasi dalam rangka melaksanakan fungsi kita menangani virus Corona di wilayah Singajaya. Saya juga berharap pembangunan di Singajaya terus dilanjutkan tidak terhenti dalam upaya rekontruksi pembangunan sebagai rencana perhatian Pemkab Garut terhadap beberapa daerah di Garut Selatan yang akan menjadi bagian DOB Garut Selatan” pintanya.

Hal yang sama Bupati ingatkan kepada Kepala Bidang Pasar  Disperindag agar segera melakukan kordinasi di dalam, karena banyak masalah yang harus diselesaikan dengan baik di lingkungan pasar yang menyangkut ribuan orang, Pemkab Garut berkeinginan dari dulu bahwa pengelolaan pasar itu harus baik karena merupakan salah satu aset milik pemerintah Garut ( Negara ) bukan milik perseorangan.

” Siapapun yang berhubungan dengan hal – hal penguasaan kios yang berlebihan bisa kita ambil, karena kios itu milik Pemkab, itu menjadi dasar dalam rangka penyelesaian ke depan, kordinasi dengan dinas menjadi bagian yang harus dilaksanakan Kabid Pasar” tegasnya.

Untuk pejabat Dinas Sosial dan RSUD Bupati meminta untuk bekerja dengan cepat, akuntabilitas dengan penuh dedikasi serta dibarengi dengan perasaan yang baik dalam pelaksanaannya.

” Karena hanya dengan intregitas dan perasaan yang baik kita akan terpuaskan dalam memberikan pertolongan kepada orang lain, warga miskin di kabupaten Garut ribuan orang, tentu mereka memerlukan pertolongan dari kita, kita di gaji dan di upah oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada warga Garut terutama warga miskin, kepada administrator yang baru di rumah sakit segera lakukan konsolidasi, bagian tata usaha memerlukan kedewasaan, cek kembali unit – unit yang menjadi kewenangan bagian tata usaha. Saya berharapa rumah sakit tambah memberi harapan bagi warga miskin, karena pasien yang datang ke rumah sakit umum daerah Garur hampir 90 % merupakan warga miskin, saya nitip mereka dilayani dengan baik jangan beri mereka luka, begitu mereka merasa sakit dirumahnya pergi ke RS malah diacuhkan, ini dosa bagi siapa pun yang mengabaikan tugas jabatannya digaji oleh negara dengan mengabaikan orang – orang miskin, saya nitip itu” amanatnya Bupati Rudy Gunawan.

Tak lupa Bupati Rudy juga berharap kepada pejabat baru di jajaran DPMD untuk lakukan langkah kordinasi,terutama di bidang gotong royong, dan untuk Pejabat Bappeda yang baru harus bisa bekerja sebagai dari perencanaan pembangunan kabupaten Garut yang berkualitas.